Skripsi Belum Kelar, Dua Mahasiswa Ini Malah Diringkus Polisi

0 0
Read Time:1 Minute, 26 Second

​Limapuluh Kota — Bukannya sibuk mengejar dosen pembimbing atau menyelesaikan tugas akhir, dua pemuda berstatus pelajar/mahasiswa di wilayah Kabupaten Limapuluh Kota ini justru harus mendekam di balik jeruji besi. Jajaran Polsek Kapur IX, Polres 50 Kota, berhasil meringkus mereka setelah terbukti melakukan aksi pencurian dengan pemberatan (Curat).

​Dua pelaku yang masing-masing berinisial YDM (33) dan HML (20) diamankan petugas pada Jumat, 08 Mei 2026. Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari laporan pencurian yang terjadi di wilayah Nagari Durian Tinggi, Kecamatan Kapur IX.

​Kapolsek Kapur IX, AKP Rika Susanto, SH, menjelaskan bahwa aksi kriminal tersebut dilaporkan terjadi pada Rabu, 06 Mei 2026, sekitar pukul 07.00 WIB. Lokasi kejadian berada di sebuah rumah warga yang terletak di Jorong Cinta Maju, Nagari Durian Tinggi.

​”Setelah menerima laporan dari masyarakat, kami langsung menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan secara intensif hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi dan mengamankan kedua tersangka. Penangkapan berjalan dengan lancar tanpa adanya perlawanan,” ujar AKP Rika Susanto, SH, Sabtu (9/5/2026).

​Operasi penangkapan dilakukan oleh personel Polsek Kapur IX, yaitu Bripka Tumpal Hariyanato dan Briptu Achmad Fadillah. Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit ponsel Android yang diduga merupakan hasil tindak pidana tersebut.

​AKP Rika Susanto menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh dalam memberantas tindak kriminalitas di wilayah hukumnya tanpa pandang bulu. Ia juga meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kejahatan di lingkungan sekitar.

​Atas perbuatannya, “gelar” mahasiswa yang mereka sandang kini berganti menjadi tersangka. Keduanya dijerat dengan Pasal 477 Ayat (1) huruf e dan f KUH Pidana Juncto Pasal 591 huruf a KUH Pidana.

​Saat ini, kedua tersangka telah diamankan di Rutan Polsek Kapur IX untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, sementara urusan pendidikan mereka terpaksa harus tertunda akibat ulah mereka sendiri. (Bayu)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %