Modal KTP, Harga Sembako Jadi Friendly

0 0
Read Time:1 Minute, 44 Second

​Payakumbuh, zonamerah.co — Menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah, warga Payakumbuh tidak perlu lagi pusing tujuh keliling melihat label harga di pasar. Pasalnya, Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh baru saja menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang membuat harga kebutuhan pokok mendadak jadi jauh lebih bersahabat alias friendly di kantong.

Kegiatan yang berlangsung di Pasar Padang Kaduduak, Payakumbuh Utara pada Kamis 5 Maret 2026 ini mengharuskan warga cukup membawa fotokopi KTP saja. Langkah sederhana ini dilakukan agar program subsidi pangan tersebut tepat sasaran bagi warga yang membutuhkan.

​”Kami berupaya agar masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok dengan tenang. Gerakan ini adalah langkah nyata pemerintah untuk menjinakkan harga pangan agar tetap terjangkau,” ujar Asisten II, Yasrizal, mewakili Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta.

​Lanjut, Yasrizal, pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan agar tetap terjangkau. Gerakan ini menjadi langkah konkret dalam mengendalikan inflasi sekaligus memastikan kebutuhan pokok warga terpenuhi dengan harga yang lebih ringan daripada harga pasar.

​Dalam aksi nyata ini, Dinas Ketahanan Pangan menyediakan berbagai komoditas strategis dengan harga subsidi yang cukup signifikan. Beras lokal Anak Daro kemasan 10 kilogram dijual seharga Rp150.000 dari harga pasar Rp170.000 dengan stok mencapai 2.750 kilogram. Sementara itu, beras SPHP dipasarkan seharga Rp60.000 dari harga normal Rp64.000.

​Bahan pokok lainnya pun ikut turun harga. Telur ayam yang biasanya Rp53.000 kini hanya Rp47.000 per tray. Gula pasir juga dipasarkan jauh lebih murah yaitu Rp14.000 per kilogram dari harga pasar Rp18.000. Untuk bumbu dapur, bawang merah dijual Rp20.000 per kilogram dan minyak goreng dibanderol Rp29.000 per pouch.

​Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh Edvidel Arda menjelaskan bahwa kegiatan ini didukung oleh dana CSR Badan Musyawarah Perbankan Daerah Provinsi Sumatera Barat sebesar Rp10 juta. Ia berharap dukungan ini dapat memperkuat pelaksanaan Gerakan Pangan Murah secara rutin di masa depan.

​Sementara itu, salah seorang warga Kelurahan Tigo Koto Diate, Fahmi Yurnita, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. “Apresiasi kepada pemerintah daerah karena harga yang ditawarkan benar-benar ramah di kantong dan sangat membantu kebutuhan rumah tangga terutama saat menyambut Ramadan,” singkatnya. (Bayu)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %