Payakumbuh – Suasana serius namun penuh optimisme menyelimuti SDN 21 Payakumbuh pada Selasa (21/4) pagi. Sebanyak 94 peserta didik kelas VI tampak fokus berhadapan dengan perangkat ujian. Bukan sekadar ujian biasa, kali ini literasi dan numerasi benar-benar menjadi bintang utama dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD tahun 2026 yang menjadi barometer penting bagi kualitas pendidikan di Kota Payakumbuh.
Kegiatan ini ditinjau langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Drs. Rida Ananda, M.Si., didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Nalfira, S.Pd. M.S.E., beserta jajaran, serta Kepala Dinas Kominfo. Kehadiran para petinggi kota ini bertujuan untuk memastikan seluruh tahapan ujian berjalan sesuai dengan Prosedur Operasional Standar (POS).
Berbeda dengan ujian akhir di masa lalu, TKA tahun ini menitikberatkan pada pemetaan kemampuan literasi dan numerasi siswa secara mendalam. Perlu digarisbawahi bahwa hasil dari tes ini tidak memengaruhi kelulusan siswa, melainkan murni sebagai instrumen evaluasi bagi pemerintah untuk membenahi dan meningkatkan mutu pendidikan di masa depan.
Tim monitoring di sela-sela kegiatan menyampaikan bahwa pelaksanaan berjalan lancar. Monev ini dianggap sangat krusial untuk mengukur kesiapan teknis, partisipasi peserta, serta memetakan apa saja yang dibutuhkan satuan pendidikan ke depannya agar kualitas pengajar dan fasilitas sekolah dapat ditingkatkan secara lebih tepat sasaran.
Untuk memastikan efektivitas dan kenyamanan siswa, ujian dilaksanakan dengan skema yang terorganisir. Total peserta sebanyak 94 siswa kelas VI tersebut terbagi dalam dua gelombang serta tiga sesi per hari. Kehadiran tim dari Dinas Kominfo juga memastikan bahwa kendala teknis seperti stabilitas jaringan internet dapat diminimalisir sehingga para siswa dapat fokus mengerjakan soal tanpa gangguan.
Kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) ini bukan sekadar rutinitas formalitas semata. Ini adalah wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Payakumbuh dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih baik melalui data yang akurat dari hasil capaian literasi dan numerasi para siswa. (Bayu)
