Zeki Oktariza Heran: Biasanya Ditanya Macam-macam Kali Ini Wartawan Cuma Tanya, Mana Takjilnya?

0 0
Read Time:1 Minute, 39 Second

​Payakumbuh, – Suasana bulan suci Ramadan 1447 H di Kota Payakumbuh kali ini diwarnai momen unik yang penuh gelak tawa. Jika biasanya tokoh masyarakat dihujani pertanyaan tajam seputar kebijakan dan isu terkini, pemandangan berbeda terlihat saat Zeki Oktariza Karini Dt. Paduko Sati Marajo menjamu insan pers di Lapau Tara, Sabtu 7 Maret 2026.

​Zeki Oktariza sempat berseloroh merasa heran karena sore itu suasana begitu cair. Alih-alih menanyakan data atau klarifikasi, para kuli tinta yang hadir justru lebih sibuk memastikan kapan bedug magrib ditabuh.

​”Alhamdulillah, rasa syukur yang luar biasa bisa berkumpul. Tapi hari ini saya agak heran, biasanya rekan-rekan media ini kritis sekali kalau bertanya. Hari ini pertanyaannya cuma satu yang kompak, Mana takjilnya, Pak Zeki?” ungkap Zeki Oktariza Karini sambil tertawa sumringah di hadapan puluhan wartawan.

​Meski penuh candaan, acara buka bersama ini merupakan bentuk nyata kuatnya sinergi antara narasumber dan jurnalis di Kota Randang. Sosok yang akrab disapa Dt. Paduko Sati Marajo ini menekankan bahwa pertemuan tersebut adalah momentum untuk mempererat tali kasih dan menghargai peran media sebagai sahabat pembangunan.

​Apresiasi juga datang dari kalangan pers. Fegi Andriska, jurnalis muda yang hadir, mengaku terkesan dengan suasana santai yang dibangun oleh Pak Dt. Zeki. Menurutnya, momen di Lapau Tara ini menjadi penyegar di tengah padatnya aktivitas peliputan.

​”Apa yang dilakukan Pak Datuak hari ini adalah bentuk apresiasi yang sangat berarti bagi profesi kami. Di sini kami tidak bicara soal headline dulu, tapi soal bagaimana beliau menghargai eksistensi wartawan sebagai mitra kerja. Intinya, diplomasi di meja makan itu memang paling ampuh,” ujar Fegi wartawan minangsatu.com.

​Acara yang dimulai pukul 17.30 WIB ini berlangsung sangat akrab. Sambil menunggu waktu berbuka, para jurnalis tampak asyik berdiskusi ringan hingga melempar candaan yang memecah suasana formal yang biasanya melekat pada hubungan narasumber dan wartawan.

​Pertemuan di Lapau Tara sore itu ditutup dengan doa bersama, menegaskan bahwa kolaborasi antara tokoh masyarakat seperti Zeki Oktariza Karini dengan insan pers akan terus terjalin erat, baik saat mengejar berita maupun saat mengejar menu berbuka bersama. (Bayu)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %