UAS Dikukuhkan Sebagai Penasehat Polda Sumbar Oleh Kapolda.

0 0
Read Time:2 Minute, 26 Second

Padang, zonamerah.co – Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta Beserta Jajaran Sambut Kehadiran pendakwah kondang, Ustadz Prof. H. Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D. (UAS) di Mapolda Sumatera Barat, pada Senin (16/3/2026).

Kedatangan Ustadz Abdul Somad (UAS) bersama rombongan disambut secara resmi dengan jajar kehormatan oleh jajaran Polda Sumbar, yang kemudian dilanjutkan dengan penampilan hadrah sebagai bentuk penyambutan.

Dalam Rangkaian  Kegiatan tersebut  Kapolda Sumbar menganugerahkan gelar Penasehat Polda Sumbar kepada Ustadz Prof. H. Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D. Sebagai bentuk penghormatan atas kontribusinya dalam memberikan dakwah, pencerahan, serta pembinaan moral dan spiritual kepada masyarakat.

Kapolda menilai peran ulama sangat penting dalam menjaga kesejukan kehidupan bermasyarakat serta memperkuat nilai-nilai keagamaan dan persatuan.

Kapolda Sumbar bersama Ustadz Abdul Somad juga melakukan penanaman pohon di lingkungan Mapolda Sumbar sebagai simbol komitmen menjaga kelestarian alam sekaligus mendukung program “Sejuk Asri”.

Dalam sambutannya, Kapolda Sumbar Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta mengawali dengan mengajak seluruh yang hadir untuk memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT atas kesempatan yang diberikan sehingga dapat berkumpul dalam kegiatan tersebut.

Kapolda juga menyampaikan terima kasih kepada Ustadz Abdul Somad yang telah meluangkan waktu di tengah kesibukan dakwahnya pada bulan suci Ramadhan untuk hadir di Polda Sumbar.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Ustadz Prof. H. Abdul Somad beserta rombongan yang telah berkenan hadir bersama kami di tengah kesibukan beliau pada bulan suci Ramadhan. Kehadiran beliau tentu menjadi kehormatan dan kebanggaan bagi kami semua di Polda Sumbar,” ujar Kapolda.

Kapolda menjelaskan bahwa saat ini Polda Sumbar terus berupaya membangun pendekatan baru dalam pelaksanaan tugas kepolisian melalui konsep Culture Policing, yakni pendekatan kepolisian yang mengedepankan kearifan budaya lokal sebagai bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurutnya, konsep tersebut berjalan seiring dengan fungsi utama kepolisian yakni preemtif, preventif, dan represif, dengan memadukan nilai hukum negara dengan norma adat serta nilai-nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat.

“Di Sumatera Barat kita memiliki falsafah yang sangat kuat, yaitu ‘Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah’. Nilai-nilai ini menjadi dasar dalam membangun komunikasi, kedekatan, serta kepercayaan masyarakat kepada Polri,” jelasnya.

Kapolda berharap melalui pendekatan Culture Policing, Polri dapat semakin humanis, dekat dengan masyarakat, serta mampu menjadi bagian dari solusi dalam setiap persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda juga meluncurkan program “Sejuk Asri”, yang bertujuan memperkuat sinergi antara kepolisian, ulama, tokoh adat, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan, kelestarian alam, dan harmoni sosial.
Selain itu,

Kapolda Sumbar meyakini peran para ulama sangat penting dalam menjaga kesejukan kehidupan bermasyarakat, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta menumbuhkan sikap saling menghormati dan menjaga persatuan,” ungkapnya.

Dengan kehadiran Ustadz Abdul Somad sebagai Penasehat Polda Sumbar, diharapkan sinergi antara ulama dan umara dapat semakin kuat dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang damai, harmonis, dan penuh keberkahan.

Kapolda Sumbar berharap seluruh anggota Polri dapat terus menjadi insan Bhayangkara yang amanah dalam menjalankan tugas serta memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat,” tutupnya.(Nal)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %