​Tugu TMMD jadi Bukti Sejarah Kemanunggalan TNI-Rakyat di Buluh Kasok

0 0
Read Time:2 Minute, 34 Second

​Limapuluh Kota – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0306/50 Kota di Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, terus berjalan dengan menorehkan capaian gemilang. Selain sukses menuntaskan program sosial, sebuah tugu peringatan kini mulai berdiri di lokasi sebagai simbol abadi kemanunggalan TNI, Polri, dan masyarakat setempat.

​Hingga saat ini, progres pembuatan Tugu TMMD tersebut dilaporkan telah mencapai 38 persen. Menariknya, pengerjaan fisik tugu dan infrastruktur lainnya berjalan beriringan dengan rampungnya sejumlah program sasaran tambahan kemanusiaan yang kini telah tuntas 100 persen.

​”Dua program krusial yang menyentuh langsung aspek kesehatan dan ketahanan masyarakat telah selesai sepenuhnya, yaitu pembukaan lahan ketahanan pangan seluas 1 hektar serta penyaluran paket makanan bagi penderita stunting di wilayah setempat,” ujar Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf Adi Nofriadi Nata, Minggu (19/7/2026), kepada sejumlah wartawan di lapangan.

​Tidak hanya itu, aksi nyata lainnya seperti pembagian sembako, pelayanan kesehatan gratis, penanaman pohon, hingga gelaran bazar murah bagi warga Nagari Sarilamak juga telah tuntas dikerjakan 100 persen oleh satgas gabungan.

​Sembari menuntaskan program sosial dan kemanusiaan, sinergitas di lapangan juga terus memacu pengerjaan infrastruktur fisik utama di sekitar area tugu. Sebanyak 46 personel gabungan yang terdiri dari 35 anggota TNI, 5 personel Polri, dan didukung aktif oleh 6 warga masyarakat bahu-membahu memanfaatkan cuaca cerah untuk membuka aksesibilitas wilayah.

​Hingga saat ini, progres pengerjaan fisik di lapangan terus bergerak maju. Penyiapan badan jalan sepanjang 2.700 meter dengan lebar 7 meter kini sudah menembus angka 52 persen. Sementara itu, pemasangan batu sepanjang 100 meter mencapai 35,5 persen, dan program TNI Manunggal Air Bersih berada di angka 32 persen.

​Pekerjaan lainnya seperti pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 7 unit telah mencapai 30 persen, penurunan elevasi jalan sepanjang 400 meter mencapai 27 persen, dan pemasangan gorong-gorong di 5 titik sudah menyentuh 20 persen. Untuk tahap pengerasan jalan menggunakan sertu sepanjang 2.550 meter saat ini persentasenya masih 0 persen dan dijadwalkan akan segera menyusul setelah tahapan penyiapan badan jalan serta penurunan elevasi rampung seluruhnya.

​Di sisi lain, untuk sasaran non-fisik yang meliputi 15 materi penyuluhan lintas sektoral mulai dari wawasan kebangsaan, bela negara, Kamtibmas, hingga edukasi dari BKKBN, BNN, BNPB, dan Dinas Kesehatan saat ini masih berada di angka 0 persen. Seluruh kegiatan edukasi ini telah dijadwalkan sedemikian rupa dan siap dilaksanakan secara bertahap dalam rangkaian agenda TMMD ke-129 ke depan, seiring berjalannya pengerjaan fisik di lapangan.

​”Sampai dengan saat ini, seluruh aktivitas TMMD di Buluh Kasok berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali tanpa ada hambatan menonjol di lapangan. Kemanunggalan antara TNI, Polri, dan rakyat terbukti nyata dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” pungkas Letkol Inf Adi Nofriadi Nata.

​Senada dengan itu, Kepala Jorong Buluh Kasok, Edison, menyampaikan bahwa jejak sejarah yang ditinggalkan TMMD, baik berupa infrastruktur fisik maupun program sosial, memberikan dampak instan yang nyata bagi pemenuhan gizi anak-anak dan penguatan cadangan pangan di wilayahnya.

​”Kehadiran program sosial dan kesehatan gratis dinilai sangat membantu meringankan beban ekonomi harian masyarakat lokal selama proses pembangunan infrastruktur berlangsung,” singkatnya. (Bayu)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %