Trilogi Zuzema: Pesan Keras Sekda Payakumbuh untuk Pejabat yang Baru Dilantik

0 0
Read Time:1 Minute, 39 Second

​Payakumbuh, – Pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh kali ini bukan sekadar seremoni pindah kursi. Di balik rotasi besar-besaran yang terjadi di Aula Josrizal Zain Balai Kota, Senin (2/2/2026), terselip pesan tajam mengenai integritas yang dirangkum dalam satu prinsip utama, Trilogi Zuzema.

​Mewakili Wali Kota Payakumbuh, Sekretaris Daerah Rida Ananda menegaskan bahwa tiga nilai utama, kejujuran, loyalitas, dan profesionalisme harus menjadi pedoman mutlak bagi setiap pejabat yang baru dilantik. Menurutnya, jabatan yang kini diemban bukanlah sebuah hadiah, melainkan amanah besar dari pemerintah dan mandat langsung dari masyarakat yang harus dipertanggungjawabkan.

​Langkah strategis ini menandai penguatan struktur birokrasi mulai dari level pimpinan tinggi hingga fungsional. Rida Ananda melantik Syahril sebagai Inspektur Daerah Kota Payakumbuh, didampingi pengukuhan sejumlah pejabat administrator pada posisi vital. Di jajaran Sekretariat Daerah, nama-nama seperti Rajman Sunardi, Danil Defo, A. Arifianto, Ul Fakhri, dan Diki Engla Mardianto kini memimpin berbagai bagian strategis mulai dari Pengadaan Barang/Jasa hingga Protokoler.

​Penyegaran juga menyentuh garis depan pelayanan masyarakat di tingkat kecamatan. Pemko Payakumbuh resmi menunjuk Dewi Mulia sebagai Camat Payakumbuh Selatan, Eza sebagai Camat Payakumbuh Barat, Yopie Kurniawan sebagai Camat Payakumbuh Timur, serta Atemugiarae sebagai Camat Lamposi Tigo Nagori. Mutasi ini diharapkan mampu membawa energi baru dalam merespons kebutuhan warga di akar rumput.

​Selain itu, rotasi juga dilakukan pada jabatan sekretaris dinas dan kepala bidang di berbagai instansi, seperti PUPR, Perhubungan, Disparpora, hingga Kominfo. Rida menegaskan bahwa pengisian posisi ini bertujuan untuk menutup kekosongan jabatan sekaligus menyatukan langkah organisasi agar lebih inovatif dan adaptif. Ia meminta seluruh pejabat menjauhi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta menunjukkan loyalitas pada visi pembangunan daerah, bukan pada kepentingan pribadi.

​Masyarakat, lanjut Rida, membutuhkan pejabat yang mampu mengeksekusi program secara cepat, tepat, dan berbasis data. Ia menuntut para pejabat untuk segera beradaptasi, memahami tugas pokok dan fungsi, serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif.

“Dengan semangat Trilogi Zuzema, diharapkan birokrasi Kota Payakumbuh dapat bergerak ke arah yang lebih transparan dan profesional demi kemajuan yang berkeadilan bagi seluruh warga,”tegasnya. (Bayu)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %