Limapuluh Kota – Debu-debu pembangunan di Jorong Buluh Kasok dan Jorong Aia Putiah kini telah mengendap. Sejak secara resmi dibuka pada 15 Juli 2026 hingga ketukan palu penutupannya berdengung pada 13 Agustus 2026, program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-129 di Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, telah merampungkan misinya. Langkah prajurit berbaju loreng boleh saja perlahan surut meninggalkan lokasi dan kembali ke markas, namun cerita tentang keringat mereka dan senyum warga Kabupaten Limapuluh Kota tak begitu saja usai. Di balik meja redaksi, tinta para wartawan justru belum mau diam.
Atas dedikasi dan konsistensi insan pers yang terus mengabadikan tiap momen kemanunggalan tersebut, Kodim 0306/50 Kota menyampaikan apresiasi yang paling mendalam. Komandan Kodim (Dandim) 0306/50 Kota, Letkol Inf. Adi Nofriadi Nata, yang diwakili oleh Pasi Intel Letda Czi Johan DZ Harefa, Kamis (20/8/2026) menggelar silaturahmi penuh kehangatan bersama awak media di kantor PWI setempat. Didampingi jajarannya, Pelda Harry Muryanto, Serka Sodli, Sertu Deni Yutendra, dan Koptu Ilham Maulana, kehadiran mereka menjadi simbol terima kasih yang tulus atas kemitraan yang terjalin erat selama ini.
”Sinergisitas dan peran aktif rekan-rekan wartawan sangat membantu menyebarluaskan informasi mengenai pembangunan infrastruktur serta kegiatan sosial yang kami laksanakan bersama masyarakat,” tutur Letda Czi Johan, menyampaikan pesan tertulis dari Dandim.
Bagi jajaran Kodim, goresan pena dan bidikan kamera wartawan adalah jembatan vital. “Tanpa dukungan media, keberhasilan dan dampak positif dari TMMD ini tidak akan tersampaikan secara luas ke tengah masyarakat,” ujarnya.
Di balik terbukanya akses jalan baru dan pembenahan fasilitas sosial di pelosok Nagari Sarilamak, ada narasi kebersamaan yang terus dirawat oleh para jurnalis. Menanggapi apresiasi tersebut, Plt. Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Payakumbuh-Limapuluh Kota (Paliko), Aspon Dedi, yang hadir bersama Sekretaris Meddy Suhendi dan insan pers lainnya, menyambut hangat kemitraan ini.
Bagi PWI Paliko dan insan pers Luak Limopuluah, walau seragam loreng telah menyelesaikan tugas fisiknya di lapangan, semangat untuk mengawal kemajuan daerah tak boleh surut. Kolaborasi bersama TNI bukan sekadar hubungan kerja formal, melainkan komitmen bersama.
Pihaknya menegaskan kesiapan untuk terus menggoreskan tinta dan mengabadikan setiap derap pembangunan serta denyut kehidupan masyarakat di bumi Luak Limopuluah hingga masa-masa yang akan datang. (Bayu)
