Tak Kenal Usia, Lansia di Talang Ikut Khatam Al-Quran hingga Bikin Haru

0 0
Read Time:1 Minute, 38 Second

​Payakumbuh – Suasana haru menyelimuti Masjid Muflihin, Kelurahan Talang, Kecamatan Payakumbuh Barat, pada Senin (6/7/2026). Semangat belajar tanpa mengenal usia terpancar jelas saat sejumlah warga pra-lansia dan lansia bersanding bersama anak-anak dalam prosesi Wisuda Iqra dan Khatam Al-Quran.

​Momen langka lintas generasi ini mendapat apresiasi mendalam dari Pemerintah Kota Payakumbuh. Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, yang hadir mewakili Wali Kota Zulmaeta, mengaku sangat tersentuh dengan komitmen luar biasa masyarakat Kelurahan Talang dalam membudayakan Al-Quran tanpa memandang batasan umur.

​”Setelah sekian banyak masjid dengan kegiatan serupa yang saya kunjungi, baru kali ini saya benar-benar terharu. Saya sangat mengapresiasi karena kegiatan ini turut memberikan kesempatan kepada para lansia untuk mewujudkan cita-cita lama yang belum sempat tercapai,” ungkap Elzadaswarman dengan penuh emosi.

​Menurutnya, keikutsertaan warga pra-lansia dan lansia menjadi nilai yang sangat istimewa. Hal ini menjadi bukti nyata di tengah masyarakat bahwa belajar Al-Quran adalah proses sepanjang hayat yang dapat dimulai dan diselesaikan kapan saja.

​Elzadaswarman menilai penyelenggaraan di Masjid Muflihin ini merupakan contoh baik yang patut ditiru. Ia berharap tradisi ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi masjid-masjid lain di Kota Payakumbuh untuk membuka ruang belajar yang sama bagi para lansia, sekaligus membina generasi muda sejak dini.

​Berdasarkan laporan panitia, sebanyak 54 anak-anak bersama 18 peserta pra-lansia dan lansia mengikuti prosesi Khatam Al-Quran, sementara 19 anak-anak lainnya mengikuti Wisuda Iqra.

​Melalui agenda rutin dua tahunan ini, Elzadaswarman juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Quran sebagai pedoman hidup sehari-hari.

​”Salah satu jalan menuju surga adalah dengan menanamkan rasa cinta terhadap Al-Quran. Karena itu, mari kita jadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup dan terus menghidupkan kegiatan seperti ini di tengah masyarakat,” ujarnya.

​Dengan keterlibatan para lansia dan anak-anak, tradisi keagamaan di Kelurahan Talang ini tidak hanya memperkuat karakter religius kota, tetapi juga mempererat hubungan antargenerasi dalam melahirkan masyarakat Qurani yang tangguh di Payakumbuh. (Bayu)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %