Payakumbuh, zonamerah.co — Setelah berdiri kokoh sejak tahun 1982, Pasar Payakumbuh kini bersiap memasuki babak baru melalui rencana revitalisasi total. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan pemerintah pusat memberikan dukungan penuh terhadap pemulihan pasar yang sempat terdampak kebakaran hebat pada Agustus 2025 lalu tersebut. Langkah ini diambil bukan hanya sebagai respons atas musibah, tetapi juga sebagai upaya peremajaan infrastruktur ekonomi yang usianya kini telah menginjak 44 tahun.
Komitmen tersebut disampaikan Menteri Dody saat meninjau langsung kondisi Pasar Payakumbuh bersama Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dan Anggota DPR RI Andre Rosiade pada Rabu (28/01/2026). Dalam kunjungannya, Menteri PU menegaskan bahwa dengan usia bangunan yang sudah puluhan tahun, revitalisasi memang sudah semestinya dilakukan guna memastikan keamanan dan kenyamanan aktivitas ekonomi masyarakat yang berlangsung hampir 24 jam di jalur perlintasan utama tersebut.
Saat ini, seluruh persyaratan prinsip telah terpenuhi dan rekomendasi dari Kementerian Perdagangan sudah dikantongi. Tahapan berikutnya kini berfokus pada penyusunan Detail Engineering Design (DED) yang akan menjadi acuan penetapan besaran anggaran pembangunan. Menteri Dody menginstruksikan Pemerintah Kota Payakumbuh untuk segera berkoordinasi dengan satuan kerja pelaksana strategis agar proses teknis ini dapat diselesaikan dengan cepat, sehingga pembangunan fisik bisa segera dimulai sesuai arahan Presiden Prabowo untuk memperkuat ekonomi daerah.
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menyatakan kesiapan jajarannya untuk menindaklanjuti seluruh arahan pusat demi mempercepat proses revitalisasi. Ia menegaskan bahwa Pasar Payakumbuh adalah urat nadi ekonomi yang sangat vital, sehingga perbaikannya menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
“Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, bangunan yang telah menjadi saksi sejarah perkembangan kota selama empat dekade lebih ini diharapkan segera bertransformasi menjadi pusat perdagangan yang lebih modern dan representatif bagi kesejahteraan masyarakat,” harap Zulameta. (Bayu)
