Payakumbuh – Ruang hangat sebuah kafe di sudut Kota Payakumbuh menjadi saksi bisu terajutnya kembali sinergi antara abdi negara dan kuli tinta. Pada Rabu (8/7/2026) malam, Komandan Kodim 0306/50 Kota, Letkol Inf. Adi Nofriadi Nata, beserta jajarannya duduk bersama, melingkar dalam keakraban silaturahmi dengan insan pers Luak Limopuluah (Kota Payakumbuh – Kabupaten Limapuluh Kota). Pertemuan santai yang dibalut kehangatan kopi ini menjadi gerbang pembuka bagi misi kemanusiaan yang lebih besar, yaitu program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129.
Mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026 mendatang, misi kemanusiaan ini akan mewujud nyata di Jorong Buluh Kasok, Kenagarian Sarilamak, Kecamatan Harau. Wilayah ini dipilih bukan tanpa alasan, melainkan buah dari garis mufakat antara Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota dan Kodim 0306/50 Kota yang telah dirancang jauh-jauh hari. Letkol Inf. Adi Nofriadi Nata mengungkapkan bahwa salah satu denyut nadi utama dalam kegiatan ini adalah pembukaan jalan baru sepanjang kurang lebih 4 kilometer. Setelah TMMD ini usai, waktu tempuh dari Jorong Buluh Kasok menuju Jorong Air Putih akan terpangkas drastis menjadi hanya 5-15 menit. Ini adalah jawaban untuk mempermudah dan mempercepat distribusi hasil tani dan kebun masyarakat yang selama ini terhambat jarak, ujar Dandim.
Tak hanya membangun jalan fisik sepanjang 2.700 meter yang ramah kendaraan dan pemasangan gorong-gorong, TMMD kali ini juga menanam kebaikan langsung ke hulu kehidupan masyarakat melalui berbagai program sosial. Langkah ini mencakup penanaman 1 hektar bibit pohon produktif seperti durian dan alpukat untuk masa depan ekonomi warga. Ada pula program TNI Manunggal Air melalui sistem pompanisasi demi ketahanan air bersih, serta pembangunan 7 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) agar warga dapat bernaung dengan layak. Tidak ketinggalan, dibagikan juga paket makanan sehat untuk memotong rantai stunting pada anak-anak, serta aksi bersih-bersih fasilitas umum.
Di tengah diskusi yang mengalir akrab, berbagai masukan berharga muncul dari kawan-kawan pers yang hadir. Rekan-rekan media menyarankan agar publikasi mengenai potensi wisata dan kearifan lokal di sekitar lokasi TMMD lebih digencarkan agar dampak ekonominya jangka panjang. Selain itu, kawan-kawan pers juga mengusulkan adanya kemah pers agar lebih dekat dengan masyarakat serta kolaborasi edukasi bersama masyarakat sekitar di sela-sela kegiatan non-fisik. Masukan-masukan konstruktif ini disambut hangat oleh Dandim sebagai vitamin baru untuk menyempurnakan program di lapangan.
Misi kemanusiaan ini memang menyasar ruang-ruang edukasi yang luas. Melalui sasaran non-fisik, TNI akan menggelar berbagai penyuluhan kemasyarakatan, sosialisasi mekanisme masuk tentara untuk generasi muda, hingga menggelar pasar murah demi meringankan dapur warga. Kemanunggalan ini juga merangkul para jurnalis untuk mengabadikan setiap momen humanis lewat ajang Lomba Karya Jurnalistik.
Menanggapi rencana besar ini, Ketua PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota (Paliko), Aspon Dedi, mengungkapkan rasa optimisme dan kesiapan seluruh insan pers Luak Limopuluah untuk ikut mengawal, mendukung, serta mengabarkan setiap peluh dan senyum yang tercipta di Buluh Kasok kepada dunia. (Bayu)
