Payakumbuh — Menyandarkan lelah di selasar kasih Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Kamis (12/03/2026), sebuah perjamuan sederhana namun sarat makna digelar. Sore itu bukan sekadar urusan formalitas pemerintahan yang tersaji, melainkan sebuah bentuk penghormatan tulus bagi mereka yang tangannya senantiasa bersentuhan dengan debu jalanan demi menjaga marwah keindahan kota.
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta bersama Wakil Wali Kota Elzadaswarman duduk melingkar dalam kehangatan buka puasa bersama para petugas kebersihan. Di antara aroma hidangan berbuka yang sederhana, suasana kekeluargaan begitu kental terasa, meruntuhkan sekat antara pimpinan daerah dan para garda terdepan penjaga kenyamanan publik.
Bagi Zulmaeta, momen ini adalah waktu untuk menyimak langsung detak jantung kota melalui cerita para pejuangnya. Ia mengajak para petugas untuk bercerita tanpa segan, menumpahkan segala keluh kesah yang selama ini tersimpan di balik seragam kerja yang basah oleh keringat. Ia meminta mereka tidak sungkan menyampaikan apa yang mengganjal di hati, baik terkait pekerjaan maupun hal lain, karena pemerintah ingin mendengar langsung dari sumbernya.
Ia menegaskan bahwa setiap jengkal Payakumbuh yang bersih adalah buah dari dedikasi yang tak ternilai. Sejalan dengan amanat Presiden untuk menciptakan lingkungan yang asri, Zulmaeta menyebut para petugas ini sebagai pahlawan yang sebenarnya. Senada dengan itu, Wakil Wali Kota Elzadaswarman menyampaikan rasa takzimnya dengan menyebut bahwa tanpa tangan-tangan tangguh para petugas ini, keelokan Payakumbuh hanyalah angan-angan belaka.
Dalam dialog yang mengalir jujur, para petugas menyampaikan beberapa harapan, mulai dari persoalan upah di beberapa OPD yang sempat tersendat hingga mendesaknya kebutuhan peremajaan alat kerja.
Menanggapi hal tersebut, pemerintah memberikan jaminan nyata dengan memastikan bahwa segala hak para petugas akan diusahakan tuntas sebelum gema takbir Lebaran berkumandang.
Tak hanya soal kesejahteraan, kendala teknis seperti akses Bahan Bakar Minyak atau BBM untuk armada kebersihan juga menjadi bahasan utama. Wali Kota berjanji akan segera berkoordinasi dengan pengelola SPBU agar kendaraan operasional kebersihan mendapat prioritas, sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak pernah terhenti karena urusan antrean.
Kehadiran Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Ny. Eni Zulmaeta kian menambah kelembutan suasana petang itu, membuktikan bahwa di balik kota yang bersih, ada kasih dan perhatian yang senantiasa terjaga bagi mereka yang tak pernah lelah merawatnya. (Bayu)
