Rakor Inflasi, Kemendagri Bahas Harga Pangan dan Tiket Pesawat

0 0
Read Time:1 Minute, 35 Second

PADANG PANJANG, — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi untuk membahas perkembangan harga pangan dan tarif tiket pesawat menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026, Senin (19/1/2026), yang diikuti Pemerintah Kota Padang Panjang dari Ruang VIP Lantai II Balai Kota.

Rakor dipimpin Sekretaris Jenderal Kemendagri, Komjen Pol Tomsi Tohir Balaw, melalui zoom meeting. Pemerintah Kota Padang Panjang mengikuti kegiatan ini dihadiri Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Alvisena mewakili Wali Kota Hendri Arnis, bersama perwakilan Polres, Kejaksaan Negeri, kepala OPD dan kepala bagian terkait.

Dalam rakor tersebut, Kemendagri menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga pangan sebagai kebutuhan pokok masyarakat, sekaligus mengantisipasi potensi kenaikan harga tiket pesawat pada masa mudik Lebaran 2026.

Pemerintah Pusat menegaskan komitmennya untuk menjaga keterjangkauan tarif penerbangan melalui koordinasi lintas kementerian, lembaga, serta maskapai penerbangan.

Hingga saat ini, belum terdapat kebijakan resmi terkait diskon tiket pesawat khusus periode Ramadan dan Idulfitri 2026. Namun upaya pengendalian tarif akan terus dilakukan agar tidak membebani masyarakat.

Selain pengendalian inflasi, rakor juga mengevaluasi dukungan Pemerintah Daerah terhadap pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) 3 Juta Rumah. Pemerintah Daerah didorong mempercepat dukungan nonfiskal, seperti kemudahan perizinan, pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), serta percepatan penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Sementara itu, Alvivena menyampaikan, pada Mlminggu ketiga Januari 2026, Indeks Perkembangan Mingguan (IPM) Kota Padang Panjang tercatat minus 4,86. Penurunan ini dipengaruhi turunnya harga sejumlah komoditas pangan utama, terutama cabai merah dengan andil -4,8041, disusul pisang -0,2074 dan bawang merah -0,0804.

“Meski tren harga menunjukkan penurunan, Pemerintah Daerah tetap diminta waspada terhadap potensi tekanan inflasi seiring meningkatnya konsumsi masyarakat menjelang Ramadan,” ujarnya.

Menghadapi Ramadan dan Idulfitri 2026, Pemerintah Kota menegaskan kesiapan memperkuat peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), melakukan pemantauan harga secara berkala, serta memastikan kelancaran distribusi dan ketersediaan bahan pokok.

“Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga, daya beli masyarakat, serta kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat,” tuturnya. (rifki)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %