Padang Panjang, zonamerah.co — Jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polsek Batipuah, yang berada di bawah Polres Padang Panjang, melaksanakan kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Kegiatan tersebut digelar di Jorong Balai Mato Aie, Nagari Batipuah Ateh, Kecamatan Batipuah, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Sabtu (7/3/2026).
Kegiatan berlangsung meskipun para peserta tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah. Penanaman jagung dipimpin langsung oleh Kapolsek Batipuah IPTU Farid Fauzan, S. Kom., bersama seluruh personel Polsek Batipuah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Batipuah Rifka Akbar, perwakilan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Batipuah Aulia Sandi, serta unsur pemerintahan nagari yang diwakili Kepala Jorong Balai Mato Aie Yuliana.
Dalam sambutannya, IPTU Farid Fauzan mengatakan bahwa kegiatan penanaman jagung tersebut merupakan bagian dari program nasional yang dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia untuk mendukung target swasembada pangan.
“Program ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Kepolisian, khususnya Polsek Batipuah yang berada di bawah wilayah hukum Polres Padang Panjang, mendukung penuh kegiatan ini dalam rangka menyukseskan program Presiden menuju swasembada jagung,” ujarnya.
Camat Batipuah Rifka Akbar menegaskan bahwa pemerintah kecamatan memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut karena menjadi bagian dari program nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Kami dari Pemerintah Kecamatan Batipuah sangat mendukung kegiatan ini sebagai bentuk kontribusi dalam menyukseskan program nasional yang dicanangkan oleh Bapak Presiden,” kata Rifka.
Hal senada disampaikan Aulia Sandi dari Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Batipuah. Ia mengapresiasi inisiatif Polsek Batipuah yang turun langsung memimpin kegiatan penanaman jagung bersama masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya mendukung program swasembada jagung nasional, tetapi juga berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya para petani di wilayah Batipuah.
Sementara itu, Kepala Jorong Balai Mato Aie Yuliana menyampaikan permohonan maaf dari Wali Nagari Batipuah Ateh yang tidak dapat hadir karena sedang menghadiri prosesi pemakaman salah satu anggota keluarga. Hal tersebut juga dibenarkan oleh Bhabinkamtibmas Nagari Batipuah Ateh Remon Tanjung.
Yuliana juga menyampaikan apresiasi kepada Polres Padang Panjang melalui Polsek Batipuh yang telah mempercayakan pelaksanaan kegiatan tersebut di wilayah Nagari Batipuah Ateh.
“Kami atas nama Pemerintah Nagari Batipuah Ateh dan masyarakat petani mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Selain mendukung program Presiden, kegiatan penanaman jagung ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para petani di nagari kami,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta di lokasi kebun masyarakat yang telah ditanami jagung secara simbolis sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada jagung nasional.
(A.P/Charles Nasution)
