Polri dan Pemerintah Tekan Pedal Gas Swasembada Pangan, Panen Raya Jagung Serentak Dimulai dari Limapuluh Kota

1 0
Read Time:2 Minute, 13 Second

Limapuluh Kota, zonamerah.co – Pemerintah bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi “menekan pedal gas” untuk mempercepat pencapaian kedaulatan pangan nasional. Komitmen ini dibuktikan melalui aksi nyata panen jagung serentak di seluruh Indonesia yang dipusatkan di Jorong Koto Malintang, Nagari Bukik Limbuku, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (8/1/2026).

​Gerakan masif nasional ini dipantau langsung secara virtual oleh Kapolri bersama jajaran menteri terkait, menandai kolaborasi lintas sektor yang semakin solid dalam menjaga ketahanan pangan domestik.

​Dalam arahannya melalui zoom meeting, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa institusi Polri tidak akan setengah hati dalam mengawal stabilitas pangan. Jagung menjadi komoditas prioritas karena perannya yang vital dalam rantai pasok pangan dan pakan nasional.

​”Kami serius mendukung swasembada pangan. Melalui akselerasi panen raya serentak ini, kita menargetkan hasil produksi nasional mencapai 7,5 juta ton jagung pada kuartal ketiga tahun ini,” tegas Jenderal Sigit.

Dalam kesempatan itu, Ketua Komisi IV DPR-RI, Siti Hediati Hariyadi, S.E., memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian program ketahanan pangan nasional yang kini tengah berada di ambang swasembada.

Dalam seruannya, ia mendorong para petani jagung untuk bangga atas keberhasilan Indonesia menembus pasar ekspor internasional.

Guna menjaga momentum ini, ia mendesak penguatan infrastruktur pasca-panen melalui modernisasi fasilitas pengolahan dan penyimpanan di Bulog.

Lebih lanjut, Siti menegaskan bahwa Komisi IV berkomitmen penuh dalam mengawal ketersediaan anggaran Kementerian Pertanian agar setiap kebijakan benar-benar berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani di akar rumput.

​Sementara itu, Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Syaiful Wachid, menyatakan bahwa peran kepolisian saat ini telah bertransformasi. Selain menjaga Kamtibmas, Polri kini hadir sebagai mitra strategis atau motor penggerak ekonomi petani di lapangan.

​”Kami akan terus mempererat koordinasi dengan Dinas Pertanian untuk memastikan proses distribusi berjalan lancar dan keamanan lahan pertanian tetap terjaga, sehingga petani dapat berproduksi dengan tenang,” ujar AKBP Syaiful Wachid.

​Sejalan dengan hal tersebut, Kadistanhortbun Kabupaten Limapuluh Kota, Witra Porsepwandi, menekankan bahwa langkah cepat ini memiliki landasan hukum yang kuat, yakni UU No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

“Ini adalah komitmen bersama untuk meningkatkan produktivitas lokal demi kesejahteraan petani dan kemandirian bangsa,” tambahnya.

​Semangat swasembada ini bukan sekadar seremoni. Di Nagari Bukik Limbuku, dampak positif program ini mulai dirasakan langsung oleh masyarakat. Suci Rahmatul Ummi, penyuluh pertanian setempat, melaporkan adanya lonjakan antusiasme dan produktivitas dari Kelompok Tani (Poktan) di wilayahnya.

​”Petani sangat antusias melihat dukungan penuh dari aparat dan pemerintah. Ke depan, kami akan mengintensifkan pendampingan teknis dan pelatihan pasca-panen agar nilai jual jagung petani semakin kompetitif di pasar,” tutur Suci.

​Kegiatan strategis ini juga diikuti secara daring oleh Ketua Komisi IV DPR RI, Menteri Pertanian, Dirut Bulog, Kapolda Metro Jaya, serta jajaran pimpinan daerah dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dari seluruh penjuru Indonesia. (Bayu)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %