Limapuluh Kota – Pemerintah kabupaten Limapuluh Kota melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Limapuluh Kota menggelar rapat evaluasi lintas sektoral penanganan darurat bencana alam di Limapuluh Kota, Senin (22/12/2025) di pos Komando Tanggap Darurat eks kantor Bupati Limapuluh Kota.
Dalam kesempatan itu, mewakili Sekda Limapuluh Kota, Plt. Kepala Pelaksana BPBD kabupaten Limapuluh Kota Rahmadinol, menyampaikan evaluasi ini digelar untuk menindaklanjuti perkembangan pelaksanaan kegiatan penanganan masa perpanjangan tanggap darurat bencana alam banjir, tanah longsor dan cuaca ekstrem di Kabupaten Limapuluh Kota.

Hal itu berdasarkan keputusan Bupati Lima Puluh Kota Nomor 300.2.3/ 274/ BUP-LK/ XII/ 2025 tanggal 16 Desember 2025 tentang Penetapan Status Perpanjangan Tanggap Darurat Bencana Alam Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem di Kabupaten Lima Puluh Kota, yang sudah memasuki hari ke-7 yaitu tanggal 22 Desember 2025 masa perpanjangan.
Rahmadinol mengungkapkan apresiasi atas kerja cepat seluruh pihak dalam penanganan darurat bencana.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh OPD, unsur TNI–Polri, relawan, dan masyarakat yang turun langsung membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Kerja cepat dan koordinasi yang baik telah meminimalkan dampak lanjutan dari bencana ini,” ujarnya.
Sebelumnya, Rahmadinol memaparkan data lengkap sebaran lokasi banjir dan longsor, dampak korban, serta kerusakan fasilitas umum, rumah warga, pertanian, hingga infrastruktur jalan dan jembatan di Limapuluh Kota.
“Penanganan darurat sudah berjalan optimal berkat kerja cepat seluruh tim di lapangan. Saat ini kita memasuki fase transisi pemulihan, sehingga data dampak kerusakan menjadi dasar untuk menentukan langkah-langkah ke depan,” jelas Rahmadinol. (Bayu)
