Pasutri Kompak Nyolong iPhone Keponakan, Ketahuan Gara-Gara Notif Grup WA

0 0
Read Time:1 Minute, 50 Second

Payakumbuh – ​Pepatah mengatakan, sepasang suami istri harus saling mendukung dalam suka dan duka. Namun, pasangan suami istri (pasutri) asal Kelurahan Sungai Durian, Kecamatan Latina, Kota Payakumbuh ini tampaknya terlalu kreatif dalam mengartikan kata “kompak”. Bukannya membangun bisnis bersama, mereka malah kompak berbagi tugas untuk menggasak HP milik keponakan sendiri.

​Aksi kriminal bernuansa komedi keluarga ini untungnya berhasil dihentikan oleh Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Payakumbuh pada Jumat, 12 Juni 2026.

​Kisah ini bermula saat sang tante berinisial RS (35) dan suaminya FR (42) datang bertamu ke rumah sang keponakan yang beralamat di Kelurahan Sungai Durian. Melihat keponakannya sedang asyik terlelap di kamar, jiwa “kreatif” RS langsung bergejolak saat matanya tertuju pada sebuah iPhone 16 Pro yang nganggur di atas meja.

​Merasa sayang kalau dilewatkan, skenario kerja sama suami-istri paling kocak tahun ini pun dimulai dengan pembagian tugas yang sangat rapi. Tante RS masuk ke kamar dengan mengendap-endap, mengambil iPhone, lalu meletakkannya di bibir jendela. Sementara itu, sang suami yaitu Om FR sudah bersiap di luar rumah, tepat di samping jendela kamar untuk menerima operan HP tersebut agar bisa dikuasai bersama.

​Sinergi yang luar biasa, bukan? Sayangnya, kepintaran mereka dalam menyusun strategi eksekusi tidak dibarengi dengan pemahaman teknologi digital yang mumpuni.

​Pepatah “sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga” kalah telak dengan “sepandai-pandainya pasutri maling, akhirnya ketahuan gara-gara WhatsApp”. Setelah beberapa waktu sukses membawa kabur HP tersebut, keluarga korban melihat ada notifikasi aneh di dalam grup WhatsApp keluarga. Sistem otomatis aplikasi tersebut menerangkan bahwa nomor si korban telah mengganti nomor handphone.

​Korban yang baru sadar iPhone miliknya raib langsung menyadari bahwa HP-nya telah dicuri, lalu bergegas melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Payakumbuh.

​Mendapat laporan tersebut, Kapolres Payakumbuh AKBP Ricky Ricardo melalui Kasat Reskrim IPTU Andrio langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan. Berdasarkan pendeteksian digital yang dilakukan oleh pihak kepolisian, nomor baru yang aktif di iPhone tersebut ternyata posisinya terlacak masih berada di Kelurahan Sungai Durian alias belum sempat dibawa kabur jauh-jauh!

​Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Payakumbuh pun langsung meluncur, menyasar lokasi yang terlacak, dan berhasil mengamankan kedua pelaku. Kini, pasutri yang terlalu kompak ini harus rela melanjutkan pemeriksaan lebih lanjut di dalam kantor polisi. (Bayu)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %