Misi Tak Putus dr. Yanti: Mudik dengan Senyum, Balik dengan Sehat

0 0
Read Time:2 Minute, 1 Second

​Payakumbuh – Di saat ribuan pasang mata mulai berbinar menatap aspal menuju kampung halaman, ada sekelompok orang yang justru mempererat tali sepatu dan merapikan seragam putihnya. Di jantung Kota Payakumbuh, arus rindu tidak hanya disambut dengan hangatnya pelukan keluarga, tetapi juga dengan kesiagaan medis yang tak mengenal kata jeda dalam sebuah misi tak putus dr. Yanti, “Mudik dengan Senyum, Balik dengan Sehat”.

​Senin 16 Maret 2026, suasana di ruang kerja Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh dr. Yanti MPH tampak sibuk namun terorganisir. Di atas mejanya, peta persebaran pos kesehatan dan jadwal piket tenaga medis menjadi bukti bahwa libur Lebaran bagi timnya adalah sebuah mitos demi pengabdian.

Bagi dr. Yanti, memastikan pemudik tiba dengan selamat adalah tanggung jawab moral yang melampaui tugas kedinasan.

“​Kami ingin memastikan setiap langkah kaki yang menginjak bumi Payakumbuh diawali dengan kenyamanan, sebab mudik harus aman dan yang terpenting lancar tanpa kendala kesehatan yang berarti,” tutur dr. Yanti.

Ia melanjutkan bahwa ada haru yang terselip dalam ketegasan instruksi ini, karena di balik operasional layanan ini, ada ratusan tenaga kesehatan mulai dari dokter hingga sopir ambulans yang merelakan momen hangat bersama keluarga demi memastikan tak ada duka yang mencoreng perjalanan pulang.

“​Komitmen ini bukan sekadar tentang tenda medis di pinggir jalan, melainkan sebuah manifestasi siaga tanpa batas yang memastikan Puskesmas tetap bernapas 24 jam,” ujarnya.

Melalui filosofi mudik dengan senyum, dr. Yanti menegaskan bahwa layanan kesehatan di Payakumbuh kini telah bertransformasi menjadi sebuah dermaga sehat bagi siapa pun yang singgah.

Entah hanya untuk sekadar mengecek tensi atau membutuhkan pertolongan serius, mereka akan dilayani dengan standar ketulusan yang sama oleh tim medis yang tetap terjaga meski di jam-jam rawan saat warga lainnya terlelap dalam suka cita hari raya.

​Tenaga medis di bawah komandonya menjadi malaikat penjaga bagi para perantau yang mungkin kehilangan tenaga di tengah perjalanan panjang. “Namun, tugas Dinas Kesehatan tidak berakhir saat opor ayam habis di meja makan, karena perjuangan sesungguhnya berlanjut pada pengawalan arus balik. Misi kami tak terputus karena setelah memastikan mereka sampai dengan senyum, kami bertanggung jawab mengawal mereka kembali ke perantauan dalam kondisi sehat. Stamina para pemudik saat arus balik seringkali lebih rentan dan di sanalah kami tetap berdiri tegak,” tambahnya.

​Saat berita ini ditulis, koordinasi antar lini terus diperketat karena Kota Payakumbuh telah siap sepenuhnya. Lewat tangan dingin dr. Yanti dan dedikasi seluruh tim medis, kota ini mengirimkan pesan kuat kepada para perantau bahwa kesehatan mereka adalah prioritas yang tak pernah mengenal kata libur. (Bayu)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %