Limapuluh Kota — Penantian panjang masyarakat Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau untuk memiliki akses wilayah yang memadai kini resmi terjawab. Kondisi jorong yang berada di Kabupaten Limapuluh Kota tersebut mulai berubah signifikan seiring masifnya pengerjaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0306/50 Kota, Jumat (31/7/2026).
Hingga hari ini, pengerjaan fisik utama berupa penyiapan badan jalan sepanjang 2,7 kilometer dengan lebar 7 meter telah menembus angka 75 persen. Selain jalan utama, kondisi sirkulasi air dan kontur jalan di Buluh Kasok kini jauh lebih aman usai pengerjaan penurunan elevasi serta pemasangan gorong-gorong di lima titik strategis tuntas 100 persen.
Kepala Jorong Buluh Kasok, Edison, mengungkapkan rasa haru melihat perubahan besar yang kini dirasakan langsung oleh warga desanya.
”Selama ini Buluh Kasok merindukan akses jalan yang memadai. Apa yang dilakukan Bapak-bapak TNI dan Polri di sini betul-betul mengubah wajah jorong kami. Rumah-rumah warga dibedah, kesehatan warga diperhatikan, dan jalan kami dibuka lebar. Atas nama seluruh warga Buluh Kasok, kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga,” tutur Edison, Jumat (31/7/2026).
Perkembangan di Jorong Buluh Kasok tidak hanya terlihat dari sektor transportasi. Pemukiman warga turut ditata melalui program renovasi 7 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang saat ini pengerjaannya telah mencapai 74 persen.
Kesejahteraan warga jorong semakin terjamin dengan tuntasnya 100 persen program pelayanan kesehatan gratis, bantuan pencegahan stunting, penanaman pohon, hingga perkuatan sektor ketahanan pangan.
Komandan Satgas TMMD ke-129 sekaligus Dandim 0306/50 Kota, Letkol Inf Adi Nofriadi Nata, menegaskan bahwa seluruh pengerjaan difokuskan untuk mendobrak keterisoliran Jorong Buluh Kasok.
”Kita tidak hanya membuka jalan sepanjang 2,7 kilometer ini secara fisik, tetapi sedang membuka akses ekonomi, pendidikan, dan masa depan yang lebih baik bagi warga Buluh Kasok. Melihat semangat prajurit dan warga yang membaur setiap hari adalah energi utama kami untuk menyelesaikan seluruh sasaran tepat waktu,” kata Adi.
Guna melengkapi percepatan di lapangan, kondisi masyarakat Jorong Buluh Kasok juga dibekali dengan berbagai kegiatan non-fisik yang telah terealisasi 100 persen. Berbagai materi mulai dari Wawasan Kebangsaan, Kesehatan, Ketahanan Pangan, penyuluhan Hukum dari Kumrem 032/Wbr, hingga edukasi pertanian dari Politeknik Pertanian telah disalurkan untuk meningkatkan daya saing warga lokal.
Transformasi di Jorong Buluh Kasok ini merupakan hasil gotong royong dan sinergi intensif antara 110 prajurit TNI, 5 personel Polri, serta partisipasi aktif warga setempat. (Bayu)
