Merajut Asa Warga dalam Simpul Pengabdian LPM

0 0
Read Time:1 Minute, 15 Second

​Payakumbuh, zonamerah.co – Suasana di aula Kantor Camat Payakumbuh Timur, baru-baru ini terasa lebih hidup dari biasanya. Bukan sekadar pertemuan formal, Musyawarah Cabang (Muscab) IV Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) kali ini membawa misi besar untuk menjadi jembatan antara meja birokrasi dan teras rumah warga. Di mata Pemerintah Kota Payakumbuh, lembaga ini adalah mesin penggerak yang menentukan seberapa jauh pembangunan bisa menyentuh nadi kehidupan masyarakat secara nyata.

​Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, yang hadir mewakili Wali Kota Zulmaeta menekankan bahwa peran LPM kini telah meluas. Tidak hanya berkutat pada urusan semen dan aspal, LPM ditantang untuk masuk ke isu-isu krusial yang menyentuh piring makan dan kebersihan lingkungan warga. Ada agenda besar nasional yang kini dititipkan di pundak para pengurus, mulai dari kesuksesan program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga pengelolaan sampah yang lebih mandiri di tingkat lingkungan.

​Dalam sambutannya, Elzadaswarman menyampaikan bahwa esensi dari lembaga ini adalah bagaimana pemerintah mampu mengakomodir semua partisipasi masyarakat. Beliau memandang LPM sebagai wadah vital yang bisa menggerakkan warga sekaligus menyampaikan aspirasi secara langsung tanpa sekat yang kaku. Kedekatan inilah yang menjadi kekuatan utama LPM dibandingkan lembaga lainnya.

“​Sebagai organisasi yang berakar di tingkat kecamatan dan kelurahan, LPM adalah pihak pertama yang mendengar keluhan warga saat hujan mulai menggenang atau saat perencanaan pembangunan dirasa kurang tepat sasaran. Dengan terlaksananya Muscab IV ini, Payakumbuh Timur sedang bersiap menyusun barisan baru yang tidak hanya pandai berbicara di forum rapat, tetapi juga cekatan merangkul warga untuk bergerak bersama membangun kota dari sudut paling timur,” pungkasnya. (Bayu)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %