Mayoret Cilik SDN 44 Berhasil Membius Warga, Pawai Alegoris Payakumbuh Spektakuler

0 0
Read Time:1 Minute, 52 Second

​Payakumbuh – Kota Payakumbuh mendadak berubah menjadi panggung seni raksasa nan megah, Selasa (18/8/2026). Sebanyak 113 kontingen tumpah ruah memeriahkan gelaran pawai alegoris, drumband, dan marching band memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Mengusung tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, ajang tahunan ini sukses membius ribuan pasang mata yang memadati setiap sudut jalan protokol Kota Batiah.

​Di antara ribuan peserta dari lintas generasi, mulai dari pelajar, ormas, hingga lembaga daerah, sorotan utama publik jatuh pada aksi memukau tim Drumband SDN 44 Payakumbuh. Kehadiran para mayoret cilik mereka, Pelangi Alshafa, Yusma Devi Oktavia, dan Atifa, berhasil menyedot perhatian dan membius warga sepanjang rute parade. Lewat derap langkah yang menghentak anggun, lincah, dan penuh percaya diri, trio mayoret cilik ini tampil memikat saat memimpin ritme serta memainkan tongkat di hadapan para penonton dan tamu undangan.

​Parade yang dimulai dari depan Kantor Cabang Bank Nagari Ibuh ini merayap indah membelah kota hingga memuncak di panggung kehormatan depan Kantor Pos Payakumbuh. Kehadiran kostum kreasi unik, tarian budaya, hingga drama musikal semakin menyempurnakan kemeriahan pesta rakyat tersebut.

​Kemegahan acara tak lepas dari sinergi jajaran Pemko Payakumbuh. Wakil Walikota Elzadaswarman melepas langsung para peserta di titik start, sementara Walikota Zulmaeta menyambut hangat tiap atraksi di panggung utama.

​”Ini bukan sekadar parade biasa, melainkan panggung kebersamaan, wujud kreativitas, dan letupan kegembiraan masyarakat. Namun ingat, kemerdekaan harus diterjemahkan dalam kerja nyata yang menyentuh rakyat,” tegas Zulmaeta.

​Rasa haru dan bangga tak terbendung terpancar dari Kepala SDN 44 Payakumbuh, Nofridawati. Bagi pihak sekolah, penampilan megah anak-anak didiknya di sepanjang rute parade adalah buah manis dari kerja keras dan penanaman karakter unggul.

​”Bagi kami di SDN 44 Payakumbuh, perayaan ini bukan sekadar unjuk kebolehan, melainkan ruang pembentukan mental dan karakter anak didik. Lewat kedisiplinan drumband serta kepemimpinan yang ditunjukkan para mayoret kami, Pelangi, Yusma, dan Atifa, anak-anak belajar arti kerja sama, percaya diri, dan cinta Tanah Air secara nyata. Decak kagum masyarakat sepanjang jalan adalah kebanggaan yang tak ternilai bagi kami para pendidik,” tutur Nofridawati penuh haru.

​Hingga garis akhir, perayaan berjalan semarak, aman, dan kondusif. Penampilan spektakuler dari SDN 44 Payakumbuh bersama seluruh peserta sukses meninggalkan kesan mendalam: bahwa di bawah naungan Merah Putih, semangat kebersamaan dan potensi generasi muda Kota Payakumbuh terus berkibar makin tinggi. (Bayu)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %