Ketua PWI Sijunjung Dorong Sinergi KPU dan Media Perkuat Informasi Kepemiluan

0 0
Read Time:2 Minute, 6 Second

Sijunjung, zonamerah.co-  Di tengah derasnya arus informasi dan cepatnya penyebaran kabar di ruang digital, kebutuhan masyarakat terhadap informasi pemilu yang akurat menjadi semakin penting. Di sinilah media memiliki peran strategis sebagai jembatan antara penyelenggara pemilu dan masyarakat.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sijunjung, Husnal Petra, M.Pd, menegaskan pentingnya membangun sinergi yang lebih kuat antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan insan pers dalam menyampaikan informasi kepemiluan kepada publik.


Menurut Husnal, media tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab membantu masyarakat memahami setiap tahapan dan proses kepemiluan secara utuh. Karena itu, komunikasi antara KPU dan wartawan perlu dibangun secara terbuka dan berkelanjutan, namun tetap menghormati independensi jurnalistik.

“Sinergi ini penting agar informasi kepemiluan tersampaikan dengan benar, tidak menimbulkan hoaks, dan mudah dipahami masyarakat,” ujarnya, usai kegiatan sosialisasi.

Ia menilai, keterbukaan akses informasi menjadi salah satu kunci agar wartawan dapat menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional.

Data dan informasi resmi dari KPU akan membantu media menghadirkan pemberitaan yang berimbang sekaligus menjadi penangkal terhadap informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Untuk memperkuat hubungan tersebut, Husnal mengusulkan adanya berbagai kegiatan bersama, mulai dari forum diskusi, workshop, hingga pembentukan kelas media.

Kegiatan itu diharapkan tidak sekadar menjadi ruang pertemuan, tetapi juga menjadi sarana peningkatan kapasitas wartawan dalam memahami isu, regulasi, tahapan, serta dinamika kepemiluan.

“Wartawan perlu mendapatkan akses terhadap data dan informasi resmi, sehingga pemberitaan yang dihasilkan benar-benar bersumber dari informasi yang valid,” katanya.

Lebih jauh, Husnal mendorong agar wartawan dapat dilibatkan dalam berbagai kegiatan sosialisasi pemilu yang dilakukan KPU di lapangan. Keterlibatan media dinilai dapat memperluas jangkauan informasi, terutama kepada masyarakat yang berada jauh dari pusat pemerintahan.

Kabupaten Sijunjung dengan delapan kecamatan memiliki karakteristik wilayah dan masyarakat yang beragam. Kondisi tersebut membuat penyampaian informasi kepemiluan membutuhkan pendekatan yang tidak seragam.

Kehadiran media di tengah masyarakat diharapkan mampu menerjemahkan informasi kepemiluan ke dalam bahasa yang lebih dekat dan mudah dipahami.

Bagi Husnal, sinergi KPU dan pers bukan berarti menghilangkan batas profesional masing-masing lembaga. Sebaliknya, hubungan yang sehat justru dibangun melalui komunikasi yang terbuka, saling menghormati, serta tetap menjaga independensi media.

Sebagai langkah jangka panjang, ia juga berharap KPU dan organisasi kewartawanan dapat membangun kerja sama secara formal melalui nota kesepahaman atau MoU. Kerja sama tersebut dinilai dapat menjadi pijakan untuk menjalankan berbagai program secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Dengan komunikasi yang semakin terbuka, akses informasi yang lebih baik, serta peningkatan kapasitas wartawan, Husnal optimistis media dapat memainkan peran lebih besar dalam mengawal penyelenggaraan pemilu sekaligus membantu masyarakat Sijunjung mendapatkan informasi yang benar, jernih, dan dapat dipercaya.(*/red)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %