Kawal BBM Subsidi Tepat Sasaran, Satgas Pemko Payakumbuh Sidak Seluruh SPBU

0 0
Read Time:2 Minute, 15 Second

​Payakumbuh — Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan Penyediaan dan Pendistribusian BBM dan LPG 3 Kilogram melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah setempat, Kamis (18/6/2026). Langkah ini diambil guna memastikan ketersediaan pasokan serta menjamin penyaluran BBM subsidi berjalan tepat sasaran.

​Sidak ini merupakan tindak lanjut nyata atas Instruksi Gubernur Sumatera Barat terkait pengendalian dan pengawasan distribusi Jenis Bahan Bakar Tertentu (JBT) dan Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP), yang diperkuat melalui surat Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh tentang pelaksanaan monitoring lapangan.

​Kebijakan pengawasan ketat ini sejalan dengan komitmen Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah serta memastikan berbagai program subsidi pemerintah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang benar-benar berhak.

​Monitoring lapangan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako, Yasrizal, selaku Wakil Ketua Satgas. Tim gabungan yang terlibat menyertakan unsur TNI-Polri, Kejaksaan, Pengadilan, DPRD, hingga perangkat daerah terkait.

​Sebelum bergerak menyisir seluruh SPBU dengan fokus pengawasan pada distribusi Solar subsidi dan Pertalite, tim terlebih dahulu menggelar apel persiapan di Balai Kota Payakumbuh.

​Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Yasrizal, menegaskan bahwa pengawasan ini bertujuan memastikan distribusi BBM subsidi sesuai ketentuan dan tidak diselewengkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

​”Kami turun bersama tim lintas sektor bukan sekadar menjalankan formalitas, tetapi memastikan hak masyarakat ekonomi lemah, pelaku UMKM, petani, nelayan, serta sektor transportasi publik benar-benar terlindungi,” ujar Yasrizal di sela kegiatan monitoring.

​Ia menambahkan, karena Solar dan Pertalite merupakan komoditas yang disubsidi oleh negara, maka seluruh pihak memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal penyalurannya. “Setiap liter BBM subsidi harus sampai kepada masyarakat yang berhak menerima manfaatnya,” tegasnya.

​Dalam sidak tersebut, Yasrizal juga memberikan peringatan keras kepada seluruh pengelola SPBU di Kota Payakumbuh untuk meningkatkan pengawasan internal mereka.

​”Jika ditemukan indikasi pelanggaran, tentu akan kami tindaklanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” kata Yasrizal secara lugas.

​Selain pengawasan dari petugas, Pemko Payakumbuh turut mengajak masyarakat aktif melaporkan jika menemukan kejanggalan atau praktik kecurangan distribusi BBM di lapangan. Partisipasi warga dinilai penting untuk menghindari antrean panjang sekaligus menjaga agar kuota BBM subsidi Kota Payakumbuh tetap mencukupi hingga akhir tahun.

​Di sisi lain, pihak pengelola menyambut baik kedatangan satgas. Supervisor SPBU 14.262.573 melaporkan bahwa kondisi stok operasional mereka saat ini berada dalam posisi aman.

​”Stok BBM selalu tersedia. Jika terjadi antrean, umumnya karena peningkatan permintaan masyarakat pada waktu-waktu tertentu. Namun secara keseluruhan pasokan tetap lancar,” terangnya.

​Melalui sinergi terpadu yang melibatkan Kodim 0306/50 Kota, Polres Payakumbuh, Kejari, Pengadilan Negeri, DPRD, serta jajaran OPD dan Camat se-Kota Payakumbuh ini, Pemko berharap distribusi energi di Payakumbuh menjadi lebih tertib, transparan, adil, dan merata demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. (Bayu)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %