Kambing Etawa Payakumbuh Pamer Pesona demi Kesejahteraan Peternak

0 0
Read Time:1 Minute, 41 Second

​Payakumbuh – Ajang pamer pesona kambing kelas unggul resmi digelar di Kota Payakumbuh. Pemerintah Kota Payakumbuh bersama Himpunan Peternak Kambing dan Domba Indonesia (HPDKI) sukses melangsungkan Kontes Kambing Seni Peranakan Etawa (PE) Wali Kota Cup 2026 di Lapangan Kampus Universitas Andalas (Unand) Payakumbuh, Ahad (2/8/2026).

​Acara yang memikat perhatian masyarakat ini tak sekadar menjadi panggung megah bagi para kambing PE untuk unjuk kebolehan, tetapi juga menjadi strategi penting Pemko Payakumbuh dalam menggenjot perekonomian daerah serta meningkatkan kesejahteraan para peternak lokal.

​Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menegaskan bahwa perhelatan ini jauh lebih besar dari sekadar kompetisi kecantikan atau ketangkasan ternak. Kontes ini adalah ajang silaturahmi, pertukaran ilmu, hingga pembukaan jejaring bisnis bagi para peternak.

​”Kontes ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi untuk menampilkan kualitas ternak, tetapi juga ruang bagi peternak untuk bertukar pengalaman, memperluas jejaring, serta memperbaiki kualitas budidaya kambing unggul,” ujar Zulmaeta saat membuka acara secara resmi.

​Tidak seperti kambing biasa, Peranakan Etawa (PE) memiliki pesona tersendiri di mata para pecinta ternak. Selain tubuhnya yang relatif besar dan ideal sebagai penghasil daging, kambing PE terkenal sebagai produsen susu yang sangat baik dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

​Berdasarkan catatan Pemko Payakumbuh, populasi kambing di Payakumbuh stabil di angka 3.000 hingga 4.000 ekor pada rentang 2021–2025. Jumlah ini dinilai memiliki prospek luar biasa jika dikelola dengan manajemen pembibitan yang lebih modern dan terarah.

​Oleh karena itu, Zulmaeta mengajak seluruh peserta—khususnya yang datang dari luar daerah—untuk menikmati keramahan Kota Payakumbuh, memanjakan lidah dengan kuliner khas, sembari bertukar ilmu mengenai tata kelola ternak yang berkelanjutan.

​Pengembangan komoditas kambing PE ini juga diselaraskan dengan arah pembangunan Kota Payakumbuh dalam RPJPD 2025–2045 untuk mewujudkan kota yang maju dan bermartabat. Zulmaeta berharap sinergi antara pemerintah, HPDKI, akademisi, dan dunia usaha terus terjalin kuat.

​Turut hadir meramaikan acara tersebut Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, Dekan Fakultas Peternakan Unand, Kepala BPTU Padang Mangatas, Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh, Pimpinan Bank Nagari Cabang Payakumbuh, serta jajaran dewan juri dan peserta dari pelbagai daerah di Sumatera Barat. (Bayu)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %