Payakumbuh – Seiring semilir angin yang membelai rimbun pepohonan Ngalau i pada Rabu (25/3/2026), sebuah perjalanan panjang baru saja menemui pelabuhannya. Lokasi yang biasanya tenang itu kini menjadi saksi bisu atas ikrar dua insan yang memilih untuk saling menggenapi, Vasya Hayyu Nichola Adnan, S.M. dan Bagas Rizky Guspi, S.IP., M.M., CHRS.
Sejak pukul 08.00 WIB pagi tadi. Meski mendung menggelayut, udara di Ngalau i seolah dipenuhi doa-doa yang melangit. Dalam prosesi akad nikah yang khidmat, Bagas menjabat tangan H. Nurkhalis dengan penuh keyakinan sebagai bentuk janji suci yang bukan sekadar kata-kata, melainkan sebuah amanah besar untuk menjaga putri tercinta dari keluarga Dt. Bijo Dirajo tersebut.
Vasya merupakan putri dari pasangan H. Nurkhalis, S.Pt., Dt. Bijo Dirajo dan Hj. Isra Yetti. Sosok sang ayah, H. Nurkhalis, dikenal luas sebagai politisi dari Partai Gerindra yang saat ini mengemban amanah sebagai Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat periode 2024–2029 mewakili Dapil Sumatera Barat 5 (Kabupaten Lima Puluh Kota dan Kota Payakumbuh). Di hari bahagia ini, sang legislator melepas putrinya dengan penuh haru dan restu.
Di sisi lain, Bagas yang merupakan putra dari pasangan H. Yefrizal, B.Sc. dan Hj. Gusni Yurnitati, S.Tr.Keb., menunjukkan keteguhan seorang pria yang siap mengarungi bahtera rumah tangga bersama belahan jiwanya.
Pemandangan di pelataran Ngalau I pagi itu seolah menjadi dekorasi alami yang tiada banding. Di bawah naungan rimbun pepohonan hijau yang memanjat tebing berbatu, sebuah lorong panjang berbalut karpet hijau membentang, dihiasi deretan bunga putih yang mekar rendah di sepanjang sisinya. Atmosfernya begitu tenang, hanya ada desis angin dan bisik doa yang tertahan di antara para tamu.
Kebahagiaan ini turut dirasakan oleh keluarga besar pers di Luak Limopuluah. Perwakilan Balai Wartawan Luak Limopuluah, Bambang Zulwadi, menyampaikan ucapan selamat dan doa terbaiknya untuk kedua mempelai.
”Selamat menempuh hidup baru untuk Vasya dan Bagas. Semoga ikrar suci yang diucapkan hari ini menjadi awal dari perjalanan panjang yang penuh keberkahan, sakinah, mawaddah, wa rahmah. Semoga cinta mereka senantiasa kokoh dan harmonis hingga hari tua nanti,” ujar Bambang.
Di sudut-sudut alam Ngalau i Balai Panjang, aroma harum bunga dan senyum sumringah kedua mempelai seolah menceritakan bahwa di balik deretan gelar akademik yang mereka sandang, ada hati yang tulus ingin menua bersama. Ngalau i hari ini tidak hanya menawarkan panorama alamnya, tetapi juga menjadi saksi sejarah bagi Vasya dan Bagas tentang bagaimana dua orang akhirnya dipersatukan oleh ketetapan Allah SWT. (Bayu)
