Payakumbuh, zonamerah.co — Di bawah naungan aula SKB Kelurahan Padang Alai Bodi, sebuah visi tentang masa depan yang lebih benderang mulai dipetakan. Dalam Musrenbang Kecamatan Payakumbuh Timur yang digelar Kamis (5/2/2026), Wakil Ketua DPRD Hurisna Jamhur membawa semangat untuk menyalakan cahaya pembangunan di tengah tantangan keterbatasan fiskal daerah.
Salah satu sorotan utama dalam pertemuan tersebut adalah komitmen Hurisna untuk menyulut potensi wisata di wilayah timur, khususnya pengembangan kawasan Agrowisata Bukit Patah Sembilan. Bagi Hurisna, kawasan ini bukan sekadar deretan perbukitan, melainkan mercusuar ekonomi yang mampu membawa kesejahteraan bagi masyarakat sekitar. Ia meyakini bahwa jika dikelola dengan serius, Bukit Patah Sembilan akan menjadi penggerak ekonomi warga yang sangat potensial.
Namun, Hurisna menyadari bahwa untuk mencapai puncak tersebut diperlukan kebijakan yang selektif. Di tengah pengurangan transfer dana dari pemerintah pusat, ia mengingatkan pemerintah daerah agar tidak terjebak dalam daftar keinginan, melainkan fokus pada kebutuhan riil. DPRD akan terus mengawal agar perencanaan disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat sehingga setiap program yang lahir bersifat efektif, efisien, dan tepat sasaran. Baginya, Musrenbang ini adalah ruang untuk menyusun prioritas yang benar-benar menjawab persoalan mendasar, mulai dari pengentasan kemiskinan hingga penurunan angka stunting.
Selain visi wisata, Hurisna juga menaruh perhatian besar pada nadi kehidupan warga lainnya, yakni normalisasi Sungai Batang Agam dan Batang Sikali. Langkah ini dipandang krusial sebagai bentuk mitigasi banjir sekaligus pelindung bagi lahan-lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan warga. Tak hanya itu, demi memastikan pelayanan publik yang secerah visinya, Hurisna mendorong pengadaan lahan dan pembangunan kantor camat yang lebih representatif agar pelayanan di Payakumbuh Timur makin cepat, nyaman, dan tertib.
Menutup arahannya, Hurisna menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Payakumbuh yang tetap mengalokasikan honorarium bagi lembaga kemasyarakatan seperti LPM, PKK, RW, dan RT. Menurutnya, partisipasi masyarakat adalah bahan bakar utama agar pembangunan tetap berjalan berkualitas dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa kolaborasi adalah kunci utama untuk memastikan pembangunan di Payakumbuh Timur semakin berkualitas.
Acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, Kepala OPD, Camat Payakumbuh Timur Yopie Kurniawan, serta tokoh masyarakat yang bersama-sama berkomitmen menjaga agar cahaya pembangunan di Payakumbuh Timur tetap menyala. (Bayu)
