Padang – Pemerintah Kota Payakumbuh mencatat tingkat kelulusan yang memuaskan, mencapai 92 persen dalam Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) Level I. Ujian tersebut digelar di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumatera Barat pada 23–24 Juli 2026.
Dari total 34 aparatur sipil negara (ASN) yang mengikuti ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT) tersebut, sebanyak 31 orang dinyatakan kompeten. Capaian tinggi ini menjadi bukti nyata komitmen Pemko Payakumbuh dalam memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa yang profesional, transparan, akuntabel, dan berintegritas.
Keikutsertaan para ASN dalam sertifikasi ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kota Payakumbuh di bawah kepemimpinan Wali Kota Zulmaeta untuk meningkatkan kapasitas aparatur dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Payakumbuh, Dafrul Pasi, menyampaikan bahwa sebelum menempuh ujian, seluruh peserta telah dibekali penguatan kompetensi oleh BPSDM Provinsi Sumatera Barat.
”Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemko Payakumbuh untuk meningkatkan kualitas aparatur, khususnya pada bidang pengadaan barang/jasa yang menjadi salah satu aspek penting dalam tata kelola pemerintahan daerah,” ujar Dafrul.
Ia menegaskan bahwa sektor pengadaan barang dan jasa menuntut tidak hanya kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga integritas dan tanggung jawab tinggi. Dengan kompetensi yang kuat, Pemko Payakumbuh optimis dapat menghindari praktik yang tidak sesuai aturan, mempercepat pelaksanaan pembangunan, dan menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi dan Penilaian Kinerja Aparatur BKPSDM Kota Payakumbuh, Ance Alfiando, menjelaskan bahwa peserta yang berhasil meraih hasil positif ini merupakan ASN yang telah menyelesaikan pelatihan mandiri via Massive Open Online Course (MOOC) dari LKPP, serta ASN yang berkesempatan mengulang dari tahun-tahun sebelumnya.
Ance berharap, tingkat kelulusan 92 persen ini dapat memperkuat ketersediaan SDM yang kompeten di lingkungan Pemko Payakumbuh.
”Dengan hasil ini, kami berharap para peserta menjadi teladan dalam menerapkan prinsip pengadaan yang efisien, efektif, transparan, dan akuntabel, sehingga semakin memperkuat profesionalisme aparatur di Kota Payakumbuh,” pungkasnya. (Bayu)
