Limapuluh Kota – Masyarakat Jorong Galo Gandang, Nagari Andaleh, Kecamatan Luak, Kabupaten Lima Puluh Kota mendadak geger pada Selasa pagi. Seorang remaja putri berstatus pelajar berinisial VAA (18) ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, tergantung di dalam gudang rumahnya sendiri, Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh adik korban, NW (15). Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat adiknya hendak membuka jendela gudang di dalam rumah mereka pada pagi hari.
Namun, saat memasuki gudang, ia justru mendapati sang kakak sudah dalam posisi tergantung menggunakan seutas kain panjang berwarna putih. Sontak, kejadian tersebut membuat pihak keluarga dan warga sekitar, termasuk saksi lain bernama Sustrinawati (63), terkejut dan langsung melaporkannya ke pihak berwajib.
Mendapat laporan dari masyarakat, pihak kepolisian dari Unit Reskrim Polsek Luhak bersama Tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Payakumbuh langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara serta memasang garis polisi.
Untuk memastikan penyebab kematian, petugas menggandeng Tenaga Medis dari Puskesmas Mungo untuk melakukan pemeriksaan atau visum luar terhadap jasad korban. Kapolsek Luhak, Iptu Bambang Irawan, S.H, M.M, menyatakan bahwa dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya indikasi tindak kekerasan pada tubuh korban.
Kapolsek Luhak menjelaskan bahwa setelah dilakukan pengecekan tempat kejadian perkara dan visum luar oleh pihak Puskesmas Mungo, dipastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Atas kejadian ini, pihak keluarga korban menyatakan telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Keluarga sepakat untuk tidak melakukan tuntutan secara hukum di kemudian hari, dan surat pernyataan resmi dari pihak keluarga saat ini tengah diproses untuk diserahkan ke pihak kepolisian. (Bayu)
