Elzadaswarman: Tanpa Guru Sulit Bangun Generasi Emas

0 0
Read Time:1 Minute, 23 Second

​Payakumbuh – Ratusan guru se-Kota Payakumbuh memadati Masjid Istiqomah, Koto Nan Ampek, Sabtu pagi. Mereka hadir dalam Tablig Akbar yang digelar Pengurus Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Payakumbuh dalam rangka halalbihalal 1447 H.

​Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman turut hadir memenuhi undangan Tablig Akbar yang mendatangkan penceramah Dr. Doni Putra. Dalam sambutannya, Elzadaswarman menyampaikan permohonan maaf dari Wali Kota Payakumbuh yang berhalangan hadir namun tetap memberikan perhatian besar kepada para pendidik.

​Ia menyampaikan apresiasi kepada PGRI yang terus mempererat ukhuwah di kalangan pendidik pasca Idul Fitri. Menurutnya, halalbihalal bukan sekadar ajang bersalaman, melainkan ruang untuk saling memaafkan dan memperkuat silaturahmi. Ia mengaku bangga PGRI Kota Payakumbuh masih menjaga tradisi mulia tersebut.

​Lebih lanjut, Elzadaswarman menekankan bahwa guru adalah pilar utama peradaban bangsa. Ia menegaskan bahwa tanpa guru yang berkualitas, akan sulit untuk membangun generasi emas di masa depan. Ia menyebut guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa dengan tugas yang sangat berat namun mulia. Pemerintah kota pun berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kesejahteraan serta kompetensi guru di Payakumbuh.

​Dalam tausiyahnya, Dr. Doni Putra mengajak para guru menjadikan momen Idul Fitri sebagai titik balik peningkatan kualitas diri dalam mendidik generasi penerus. Ia mengingatkan bahwa guru adalah penerus para nabi sehingga kualitas diri dan hati yang pemaaf harus selalu dijaga.

​Ketua PGRI Kota Payakumbuh, Ananda Putra menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan untuk mempererat silaturahmi antar-pendidik sekaligus meningkatkan spiritualitas. Ia menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wakil Wali Kota serta berharap jalinan silaturahmi ini terus terjaga dengan baik.

​Acara ditutup dengan ramah tamah dan saling bersalaman antara Wakil Wali Kota, pengurus PGRI, dan seluruh peserta. Suasana kekeluargaan terasa kental hingga kegiatan berakhir pada siang hari. (Bayu)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %