Efriza Naldi: Merajut Asa Kesehatan di Bawah Langit Ramadan

0 0
Read Time:1 Minute, 45 Second

​Payakumbuh, zonamerah.co – Di balik jubah putih yang melekat pada kesehariannya, dr. Efriza Naldi adalah sosok yang senantiasa membawa keresahan positif demi kesehatan masyarakat. Malam itu, di bawah temaram lampu Rumah Dinas Wali Kota Payakumbuh, Rabu malam 4 Maret 2026, langkah beliau terasa lebih dari sekadar menghadiri jamuan formal. Ada binar harapan yang beliau bawa di antara jajaran pengurus IDI Paliko yang hadir.

​Bagi dr. Efriza, setiap detik pertemuan lintas sektor adalah kesempatan untuk menyulam kembali jaring-jaring pelayanan medis yang mungkin masih terputus. Beliau bukan sekadar dokter yang berkutat dengan resep dan diagnosa, melainkan seorang penggerak yang percaya bahwa “menyambung hati” dengan pemerintah adalah obat pertama yang harus diberikan sebelum menyentuh pasien di puskesmas maupun rumah sakit.

​Dengan tatapan yang teduh namun sarat akan ketegasan visi, beliau menyampaikan bahwa sinergi bukanlah sekadar kata di atas kertas. Baginya, setiap kebijakan yang lahir dari tangan dingin pemerintah adalah napas baru bagi para pejuang medis di lapangan.

​”Kami ingin setiap edukasi dan layanan kami benar-benar sampai ke jantung masyarakat,” ungkapnya dengan penuh takzim. Kalimat ini bukan sekadar retorika, melainkan doa yang beliau lantunkan di sela-sela keberkahan Ramadan, demi Payakumbuh yang lebih sehat dan bermartabat.

Dalam suasana Ramadan yang penuh berkah, dr. Efriza Naldi menyaksikan betapa pemerintah menempatkan tenaga medis sebagai lentera edukasi sebuah pilar yang tak tergantikan dalam menjaga raga masyarakat.

​Sambil menatap hangat jajaran Pemko Payakumbuh, dr. Efriza membawa harapan besar agar kolaborasi ini terus mekar. Ia memimpikan agar kehangatan di meja jamuan ini menjalar hingga ke setiap lorong puskesmas dan ruang perawatan.

​”Kami merasa sangat terhormat. Jamuan ini bukan sekadar tentang berbuka puasa, tetapi tentang bagaimana kita menyatukan hati dan langkah,” ujar dr. Efriza Naldi.

​Sebelumnya, Wali Kota Zulmaeta dalam sambutannya menegaskan bahwa peran para dokter adalah cahaya yang menerangi ketidaktahuan. Beliau berharap soliditas yang telah terjalin mampu menjadi benteng pertahanan bagi derajat kesehatan masyarakat Payakumbuh di masa depan.

​Malam itu ditutup dengan doa yang khidmat, mengunci janji setia antara pemerintah dan IDI Paliko untuk terus membangun daerah yang lebih sehat dan sejahtera. Di bawah langit Ramadan, sinergi ini resmi menjadi komitmen yang takkan padam. (Bayu)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %