Edison: TMMD Tak Hanya Bangun Jalan, Tapi Juga Bangun Kesadaran Hukum Warga Buluh Kasok

0 0
Read Time:1 Minute, 38 Second

​Limapuluh Kota – Kehadiran Program TNI Manunggal Membangun Desa/Nagari (TMMD/N) ke-129 di Jorong Buluh Kasok, Kecamatan Harau, dirasakan membawa dampak ganda bagi masyarakat. Selain menyentuh aspek infrastruktur fisik, program ini juga dinilai berhasil meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui penguatan kesadaran hukum.

​Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Jorong Buluh Kasok, Edison, saat menghadiri kegiatan Penyuluhan Hukum yang digelar Satgas TMMD di SDN 08 Jorong Buluh Kasok, Senin (20/7/2026).

​Edison mengungkapkan apresiasi mendalam atas inisiatif Kodim 0306/50 Kota yang menggandeng Kepala Hukum Korem (Kakumrem) 032/Wirabraja, Mayor Chk. Roby, sebagai narasumber. Menurutnya, edukasi ini menjadi langkah strategis agar masyarakat tidak hanya sekadar menikmati fasilitas fisik, tetapi juga memahami aturan yang berlaku.

Agenda penyuluhan yang diikuti oleh perangkat Nagari Sarilamak, tokoh masyarakat Buluh Kasok, serta puluhan warga ini diharapkan mampu menjadi pemantik bagi terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis di Kabupaten Limapuluh Kota. Dengan bekal pengetahuan hukum yang diberikan, warga Buluh Kasok kini memiliki fondasi yang lebih kuat untuk menjaga lingkungannya sendiri ke depan.

​”Kami selaku jorong dan mewakili seluruh warga Buluh Kasok sangat berterima kasih kepada Bapak Dandim beserta jajaran Satgas TMMD. Penyuluhan hukum ini sangat bermanfaat bagi kami. Sekarang warga jadi lebih paham mana yang melanggar hukum dan mana yang tidak. Kehadiran TMMD di kampung kami benar-benar membawa perubahan positif, tidak hanya membangun jalan, tapi juga membangun kesadaran hukum warga kami,” ujar Edison.

​Di sisi lain, Komandan Kodim (Dandim) 0306/50 Kota, Letkol Inf. Adi Nofriadi Nata, menjelaskan bahwa kegiatan non-fisik ini merupakan bagian integral dari Pembinaan Teritorial (Binter). Pembangunan fisik yang dilakukan Satgas TMMD perlu didukung oleh masyarakat yang tertib agar hasil pembangunan dapat dinikmati dalam jangka panjang.

​”Melalui kegiatan non-fisik TMMD ini, kami ingin memastikan masyarakat memiliki pemahaman hukum yang lebih baik. Kesadaran hukum adalah fondasi ketahanan wilayah. Dengan masyarakat yang taat hukum, situasi kamtibmas yang kondusif akan tercipta, sehingga roda perekonomian dan pembangunan nagari bisa berjalan lebih maksimal,” jelas Letkol Inf. Adi Nofriadi Nata. (Bayu)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %