Duka di Blok Timur Antara Puing Karpet dan Garis Polisi

0 0
Read Time:2 Minute, 10 Second

Payakumbuh, zonamerah.co — Senin (16/2/2026) dini hari yang dingin mendadak berubah mencekam. Di saat sebagian besar warga Kota Payakumbuh masih terlelap, jago merah mengamuk di kawasan Pasar Blok Timur. Satu unit ruko karpet milik Novrianto (46) ludes, menyisakan puing-puing gosong dan duka yang mendalam di jantung ekonomi kota.

​Senin pagi, pemandangan di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Kantor Pos, Kelurahan Koto Kociak Kubu Tapak Rajo, tampak kontras. Garis polisi (police line) berwarna kuning melintang tegas, membatasi satu petak toko yang kini hanya menyisakan abu. Di balik garis itu, aroma sisa pembakaran karpet masih menyengat di udara.

​Merespons musibah ini, Pemerintah Kota Payakumbuh bergerak cepat. Wali Kota Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman, didampingi Sekretaris Daerah Rida Ananda, langsung turun ke lokasi untuk menemui korban dan mengonsolidasikan penanganan pasca kebakaran. Wawako Elzadaswarman menyebut kejadian ini sebagai sebuah kecelakaan yang disikapi pemerintah dengan sangat hati-hati karena berkaitan langsung dengan urat nadi ekonomi masyarakat.

​Pemerintah menyadari bahwa di balik puing-puing karpet tersebut, ada mata pencaharian yang harus segera dipulihkan. Koordinasi dengan Forkopimda segera dilakukan untuk memastikan situasi tetap kondusif dan aktivitas pasar tidak lumpuh total. Kehancuran ruko tersebut sebenarnya bisa jauh lebih parah jika bukan karena aksi heroik petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi sekitar pukul 02.50 WIB.

​Petugas harus berhadapan dengan situasi berisiko tinggi karena selain kobaran api yang melahap material karpet, ancaman korsleting listrik mengintai di setiap sudut. Warga sekitar menuturkan betapa mencekamnya proses pemadaman, di mana beberapa petugas nyaris terkena percikan api akibat hubungan arus pendek saat berjibaku menyemprotkan air.

Namun, dedikasi tiga unit armada Damkar Kota Payakumbuh dan satu unit armada Damkar Kabupaten Lima Puluh Kota membuahkan hasil. Pada pukul 04.49 WIB, api berhasil dijinakkan sebelum merembet ke bangunan lain.​Kini, area terdampak mulai dibersihkan secara bertahap, sementara investigasi tetap berjalan.

Pemko Payakumbuh masih menunggu hasil pemeriksaan dari Tim Verifikasi Polres Payakumbuh untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran agar informasi tidak berkembang liar di tengah masyarakat. Elzadaswarman menekankan pentingnya kejelasan penyebab agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi.

​Di sisi lain, Sekda Rida Ananda memberikan catatan penting bagi seluruh pemilik usaha. Baginya, musibah di Blok Timur harus menjadi pengingat keras akan pentingnya standar keselamatan bangunan. Ia mengajak semua pihak untuk lebih waspada, terutama dalam memperhatikan instalasi listrik secara berkala.

Menurutnya, keberadaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sangat krusial sebagai langkah antisipasi awal sebelum petugas tiba di lokasi.
​Di balik garis polisi yang masih terpasang, duka Novrianto adalah duka bersama warga pasar.

Kini, Pemerintah Kota berkomitmen untuk memastikan proses investigasi berjalan lancar sembari menjaga agar nadi ekonomi di kawasan pertokoan tersebut tetap berdenyut normal seperti sedia kala. (Bayu)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %