Payakumbuh – Di tengah gempuran zaman dan teknologi yang menuntut semua orang mengejar kesuksesan duniawi, DPRD Kota Payakumbuh mengingatkan pentingnya menjaga rem spiritual. Hal ini disampaikan lewat apresiasi tinggi terhadap rangkaian kegiatan keagamaan yang digelar Pemko Payakumbuh bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) dalam memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, yang dinilai mampu memperkuat syiar Islam sekaligus membentuk generasi yang berakhlakul karimah.
Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wirman Putra mengatakan bahwa peringatan Tahun Baru Islam tidak boleh sekadar menjadi agenda tahunan yang lewat begitu saja. Momentum ini harus menjadi sarana konkret untuk membangun karakter masyarakat dan memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
”Kami mengapresiasi PHBI Kota Payakumbuh, pemerintah daerah, serta seluruh panitia yang telah menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat syiar Islam dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat,” kata Wirman Putra di Balai Kota Payakumbuh, baru-baru ini.
Menurut Wirman, semangat hijrah yang menjadi esensi Tahun Baru Islam perlu dimaknai sebagai dorongan untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kualitas keimanan, serta memperkuat kepedulian terhadap sesama.
Nilai-nilai tersebut sejalan dengan upaya membangun sumber daya manusia (SDM) yang seimbang. Baginya, masyarakat tidak hanya dituntut untuk unggul secara intelektual demi mengejar materi, tetapi juga wajib memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat.
”Peringatan Tahun Baru Islam menjadi landasan bagi kita semua untuk melakukan hijrah menuju kondisi yang lebih baik. Tidak hanya dalam aspek ibadah, tetapi juga dalam cara berpikir, bekerja, dan berkontribusi bagi masyarakat serta daerah,” ujarnya.
Wirman menilai pembinaan rohani memiliki peran vital dalam mencetak generasi muda yang berakhlakul karimah, terutama di tengah tantangan perkembangan teknologi dan arus informasi yang bergerak semakin cepat. Sukses menguasai teknologi harus dibarengi dengan benteng iman yang kokoh.
Karena itu, ia mendukung penuh berbagai program keagamaan yang melibatkan pelajar, remaja masjid, lembaga pendidikan Islam, dan organisasi kemasyarakatan sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam pembangunan karakter generasi penerus.
”Salah satu kekuatan Payakumbuh adalah kehidupan masyarakat yang religius dengan berlandaskan falsafah Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah. Nilai-nilai tersebut harus terus kita jaga dan diwariskan kepada generasi muda,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum memperbanyak amal ibadah dan menebarkan nilai-nilai Islam yang penuh kasih sayang dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, Islam mengajarkan umatnya untuk menghadirkan kedamaian, toleransi, dan kepedulian sosial.
”Mari kita sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan semangat meningkatkan iman dan takwa, mempererat persaudaraan, serta menebarkan akhlak mulia dalam kehidupan bermasyarakat. Semoga momen ini membawa keberkahan bagi Kota Payakumbuh dan seluruh masyarakatnya,” tutup Wirman. (Bayu)
