Di Balik Operasi Gempuran BNN di Cengkareng: Dua Pelaku Diamankan, Ribuan Barang Bukti Narkoba Ditemukan

0 0
Read Time:1 Minute, 20 Second

JAKARTA BARAT – Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menunjukkan komitmennya dalam perang melawan narkoba dengan mengungkap kasus penyalahgunaan serta kemungkinan peredaran zat terlarang jenis sabu, ekstasi, ketamin, dan ganja di wilayah Cengkareng, Selasa (13/1). Operasi yang dipimpin langsung oleh Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Roy Hardi Siahaan, bersama tim gabungan dari Direktorat Interdiksi dan Intelijen, berlangsung sekitar pukul 18.00 WIB di sebuah kosan yang menjadi tempat rawan aktivitas ilegal tersebut.

Ribuan Barang Bukti Diamankan, Dua Tersangka Dalam Pengawasan

Dari penggeledahan yang dilakukan tim, berhasil diamankan berbagai jenis barang bukti yang menunjukkan aktivitas terkait narkotika. Antara lain:

  • 40 butir ekstasi
  • 1 kotak paket dan 1 plastik paket berisi ganja
  • 1 plastik besar dan 6 plastik kecil berisi sabu
  • 1 plastik berisi ketamin
  • 1 cartridge, timbangan digital, dan 3 handphone sebagai alat pendukung aktivitasnya

Dua orang dengan inisial RP dan LA yang tengah berada di lokasi saat operasi berlangsung dijadikan tersangka atas dugaan penyalahgunaan dan kemungkinan pengelolaan narkotika. Saat ini, kedua tersangka beserta seluruh barang bukti sedang menjalani pemeriksaan mendalam di kantor BNN untuk pengembangan penyidikan lebih lanjut.

“Kita Berjuang untuk Melindungi Masyarakat dari Bahaya Narkoba”

Pengungkapan kasus ini menjadi bagian dari serangkaian operasi awal tahun yang dilakukan BNN sebagai bentuk keseriusan dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Melalui keterangan resmi, pihak BNN menyampaikan bahwa upaya penindakan terus dilakukan untuk menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kita tidak akan berhenti sampai narkoba benar-benar hilang dari lingkungan kita. Setiap kasus yang kita ungkap adalah langkah nyata untuk melindungi generasi muda dan seluruh masyarakat dari dampak buruk zat terlarang,” ujar pihak terkait.

(Sumber: Biro Humas dan Protokol BNN RI)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %