BRT Trans Paliko Dapat Dukungan Penuh Anggaran Tiga Daerah

0 0
Read Time:1 Minute, 34 Second

​Payakumbuh – Pemerintah Kota Payakumbuh, Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota, dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat resmi menyepakati pendanaan bersama (joint funding) untuk mempercepat penyiapan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Paliko. Komitmen bersama ini menjadi langkah krusial dalam menghadirkan layanan transportasi massal yang terintegrasi dan terjangkau bagi masyarakat di kedua wilayah.

​Kesepakatan pembagian beban anggaran yang disesuaikan dengan kemampuan fiskal masing-masing daerah ini dicapai dalam Rapat Koordinasi Sinkronisasi Implementasi BRT Trans Paliko di Istana Gubernur Sumatera Barat, Kamis (6/8/2026). Selain mengandalkan APBD, ketiga pemda juga berkolaborasi mengusulkan dukungan pemerintah pusat melalui skema Buy The Service (BTS) guna menjamin keberlanjutan operasional layanan.

​Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Sumbar, Adib Alfikri, menegaskan bahwa seluruh pihak memiliki visi yang sama dalam merealisasikan proyek strategis ini.

​”Pembiayaan akan kita lakukan secara bersama antara pemerintah provinsi, Payakumbuh, dan Lima Puluh Kota dengan memperhatikan kemampuan fiskal masing-masing daerah. Seluruh pihak sepakat dan memberikan dukungan penuh,” ujar Adib.

​Sebagai bentuk keseriusan dalam mengawal alokasi anggaran dan eksekusi lapangan, ketiga daerah sepakat membentuk Tim Akselerasi Angkutan Massal serta menyusun Draft Memorandum of Understanding (MoU) antar-kepala daerah. Jika alokasi pembiayaan belum terakomodasi dalam APBD berjalan, program ini diprioritaskan masuk dalam rancangan APBD berikutnya.

​Dukungan penuh dari sisi anggaran ini disambut positif oleh Pemerintah Kota Payakumbuh. Wali Kota Payakumbuh melalui Sekda Rida Ananda menyampaikan bahwa hadirnya Trans Paliko sangat dinantikan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas warga. Untuk memaksimalkan investasi daerah, Pemko Payakumbuh juga akan menyelaraskan 13 unit armada angkutan listrik kota yang tengah disiapkan agar terintegrasi langsung dengan koridor Trans Paliko.

​Melalui kepastian skema joint funding ini, kajian teknis terkait kapasitas angkut, efisiensi Biaya Operasional Kendaraan (BOK), hingga perluasan rute di Kabupaten Lima Puluh Kota akan segera difinalisasi.

“Langkah bersama ini diharapkan tidak hanya menekan beban biaya transportasi masyarakat, tetapi juga menjadikan BRT Trans Paliko sebagai ikon baru transportasi massal yang modern dan berkelanjutan di Sumatera Barat,” ungkap Rida. (Bayu)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %