Batang Sikali Bersih, Pasar Pabukoan Menanti: Asa Baru Warga Tiakar di Tangan Nurkhalis

1 0
Read Time:2 Minute, 8 Second

Payakumbuh, – ​Sore itu, Minggu 1 Februari 2026, suasana di Kelurahan Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur, terasa lebih hangat dari biasanya. Di tengah riuh rendah diskusi warga, sosok H. Nurkhalis, S.Pt., Dt. Bijo Dirajo melangkah dengan santai namun penuh tujuan. Bagi anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi Gerindra ini, kunjungan lapangan bukan sekadar rutinitas politik melainkan momen menjemput harapan warga yang sempat tertunda. Pria yang akrab disapa Mak Datuk ini tidak datang dengan tangan hampa melainkan membawa komitmen nyata untuk memperbaiki lingkungan sekaligus menghidupkan kembali urat nadi ekonomi lokal.

​Fokus utama kunjungan Nurkhalis kali ini tertuju pada upaya penyelamatan ekosistem melalui rencana normalisasi Batang Sikali. Aliran sungai yang menjadi bagian penting bagi kehidupan warga ini membutuhkan perhatian khusus agar tetap aman dan berfungsi optimal bagi masyarakat sekitar.

Tidak tanggung-tanggung, Nurkhalis mengonfirmasi alokasi anggaran sebesar 200 juta rupiah pada tahun 2027 mendatang untuk proyek vital tersebut. Ia menegaskan bahwa kehadirannya bertujuan untuk mendengar langsung aspirasi dari akar rumput guna memastikan normalisasi Batang Sikali menjadi prioritas utama demi menjaga keamanan lingkungan.

Pasar yang diinisiasi secara swadaya melalui kolaborasi antara Lurah, KAN, dan LPM ini dipersiapkan sebagai destinasi wisata religi keluarga. Kawasan ini nantinya akan menampung puluhan pedagang kuliner UMKM serta bazar pakaian menjelang Idul Fitri. Suasana pasar juga akan dibuat semakin semarak dengan fasilitas istana balon untuk anak-anak serta iringan musik Islami setiap bakda Ashar yang rencananya menghadirkan artis Minang ternama, Kintani. Nurkhalis mengajak seluruh warga untuk meramaikan dan belanja di pasar sendiri sebagai bentuk gotong royong menggerakkan ekonomi lokal.

​Mendengar komitmen tersebut, Lurah Tiakar, Benni, S.H., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya yang mendalam. Benni mengungkapkan bahwa bantuan normalisasi ini adalah jawaban nyata atas keresahan yang selama ini dirasakan oleh warga terkait kondisi sungai.

Menurutnya, kepastian anggaran dan perhatian langsung dari Mak Datuk memberikan ketenangan bagi pihak kelurahan serta membuktikan bahwa aspirasi masyarakat Tiakar benar-benar didengarkan dan diperjuangkan di tingkat provinsi.

“​Tak hanya soal aliran sungai, sektor perikanan juga mendapat angin segar melalui rencana penyaluran bantuan bibit ikan berkualitas. Lewat Sekretariat Kelompok Budidaya Ikan atau Pokdakan, bantuan ini diharapkan mampu mendongkrak pendapatan para pembudidaya di Tiakar secara signifikan. Namun yang membuat warga semakin antusias adalah rencana besar menyambut bulan suci Ramadhan melalui kehadiran Pasar Pabukoan yang dirancang sebagai pusat ekonomi baru,” ujar Benni.

​Harapan besar juga dititipkan oleh Ketua KAN Arizal Arda Dt. Pobo nan Putiah dan Ketua LPM Sepriyendi agar pengawasan dari sang legislator terus berlanjut demi memantau perkembangan anak nagari di Tiakar.

Kunjungan hari itu ditutup dengan diskusi hangat yang meninggalkan secercah harapan baru seiring mengalirnya komitmen dari sang wakil rakyat. (Bayu)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %