Payakumbuh — Penyelenggaraan Indonesia’s Horse Racing (IHR) Merdeka Cup 2026 di Lapangan Pacu Kuda Kubu Gadang menjadi peluang emas bagi Kota Payakumbuh. Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Wirman Putra, menilai ajang ini tak hanya memperkuat posisi daerah sebagai sentra olahraga berkuda, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Menurut Wirman, kepercayaan yang kembali diberikan kepada Payakumbuh sebagai tuan rumah kejuaraan skala nasional membuktikan bahwa kota ini memiliki potensi besar serta tradisi berkuda yang mengakar kuat.
“Kejuaraan ini bukan sekadar perlombaan. Ini menjadi bukti bahwa Payakumbuh memiliki tradisi dan potensi olahraga berkuda yang mampu kita tampilkan dalam kemasan event bertaraf nasional,” ujar Wirman Putra di Payakumbuh, Minggu (23/8/2026).
Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi Pemerintah Kota Payakumbuh, PP Pordasi, SARGA.CO, komunitas berkuda, ninik mamak, serta seluruh elemen masyarakat yang bersatu menyukseskan IHR Merdeka Cup 2026.
“Kami dari DPRD memberikan apresiasi kepada semua pihak. Kepercayaan ini harus kita jawab dengan penyelenggaraan yang semakin baik dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi daerah,” tegasnya.
Wirman menambahkan, daya tarik utama IHR Merdeka Cup terletak pada perpaduan harmonis antara tradisi pacuan kuda khas Minangkabau dan konsep kompetisi modern.
“Tradisi pacuan kuda adalah bagian dari identitas kita. Modernisasi justru harus membuat tradisi tersebut semakin dikenal, memiliki nilai tambah, dan mampu bersaing dalam ekosistem olahraga nasional,” jelasnya.
Selain aspek olahraga dan budaya, potensi ekonomi menjadi perhatian utama. Kedatangan ribuan peserta, official, dan penonton dari berbagai wilayah dipastikan membawa dampak instan bagi UMKM dan sektor jasa di Payakumbuh.
“Ketika ribuan orang datang, aktivitas ekonomi otomatis bergerak. Pedagang, pelaku kuliner, penyedia transportasi, hingga penginapan harus merasakan manfaat langsung dari event ini,” kata Wirman.
Melihat besarnya dampak positif tersebut, DPRD mendorong Pemkot Payakumbuh agar menjadikan ajang olahraga berkuda ini sebagai agenda tahunan yang berkelanjutan. Berbagai pembenahan fasilitas arena, akses jalan, kebersihan, hingga sistem keamanan penonton perlu ditingkatkan demi menjaga kepercayaan sebagai tuan rumah ajang nasional.
Tak kalah penting, Wirman berharap IHR Merdeka Cup 2026 menjadi batu loncatan bagi pembinaan joki, atlet, dan kuda lokal agar mampu unjuk gigi di level yang lebih tinggi.
“Harapan kita bukan hanya sukses sebagai tuan rumah, tapi juga melahirkan joki dan atlet berkuda dari Payakumbuh yang berprestasi di tingkat nasional. Begitu juga dengan kuda-kuda lokal agar memiliki kualitas dan nilai jual tinggi,” harapnya.
DPRD Payakumbuh berkomitmen penuh mendukung kebijakan pemerintah daerah dalam mengintegrasikan olahraga, pariwisata, kebudayaan, dan ekonomi kreatif.
“Payakumbuh punya modal lengkap, tradisi, budaya, dan masyarakat yang cinta pacuan kuda. Tugas kita bersama adalah mengemas potensi ini secara profesional agar menjadi kekuatan ekonomi daerah,” pungkas Wirman. (Bayu)
