Angin Segar bagi Buluh Kasok, Pemerintah Pastikan Penanganan Tebing yang Kritis

0 0
Read Time:1 Minute, 58 Second

Limapuluh Kota – ​Kepastian langkah penanganan bagi warga di Jorong Buluh Kasok mulai menemui titik terang setelah dikonfirmasi langsung kepada pihak terkait pada Senin 23 Maret 2026. Di tengah ancaman abrasi yang selama ini menghantui, Wakil Bupati Limapuluh Kota Ahlul Badrito Resha membawa kabar penyejuk dengan memastikan bahwa pemerintah daerah segera merespons kegelisahan masyarakat.

Langkah aksi kini telah ditindaklanjuti ke pihak Balai Wilayah Sungai dengan harapan besar agar penanganan tebing kritis ini masuk dalam prioritas normalisasi sungai, sebuah jawaban nyata atas aspirasi warga yang tengah terdesak bencana.

Dukungan kuat juga datang dari gedung parlemen daerah, di mana Anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Siska dari Fraksi PDI Perjuangan menyatakan bahwa keselamatan warga harus menjadi prioritas utama di atas segalanya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya di legislatif akan terus mengawal janji pemerintah daerah agar survei dan pengerjaan teknis tidak sekadar menjadi wacana, melainkan aksi nyata yang langsung menyentuh bibir sungai di Buluh Kasok.

Bagi Siska, gerak cepat lintas instansi ini adalah bentuk tanggung jawab moral untuk memastikan tidak ada lagi warga yang harus terjaga di malam hari karena takut rumahnya amblas ditelan arus.

​Kesigapan ini diperkuat oleh komitmen jajaran dinas teknis yang mulai memetakan langkah perlindungan di lapangan. Kepala Dinas PUPR Orlanda menyatakan bahwa survei menyeluruh akan segera dilaksanakan setelah masa lebaran usai, membawa harapan baru agar tim gabungan dapat bekerja maksimal demi keamanan tempat tinggal warga.

Senada dengan itu, Kepala Pelaksana BPBD Zaimar Hakim telah menginstruksikan tinjauan lapangan guna menyusun laporan teknis sebagai basis koordinasi yang solid. Rencana survei bersama pada minggu depan kini menjadi tumpuan utama dan kabar baik bagi kepastian perlindungan seluruh warga di tepian sungai.

​Kabar ini seolah menjadi penawar bagi kecemasan yang selama ini menghantui mereka yang bermukim di bibir sungai. Tokoh masyarakat setempat, Dodi Putra Dt. Gindo, menyambut baik langkah ini karena baginya keamanan warga adalah prioritas utama yang tak bisa ditawar.

Dengan adanya kepastian solusi dari pemerintah, rasa aman yang sempat hilang dari ruang tamu warga kini perlahan mulai kembali, menghapus kekhawatiran akan rumah-rumah mereka yang sebelumnya berada di ujung tanduk.

​Ketakutan yang selama ini menyelimuti Yulinar (58), kini mulai berganti dengan secercah asa. Gemuruh air sungai yang sebelumnya merampas ketenangan tidurnya mulai sedikit terobati seiring hadirnya perhatian dari para pengambil kebijakan. Jika sebelumnya setiap rintik hujan terasa seperti ancaman yang meluruhkan jantungnya, kini kabar penanganan tebing penyangga rumahnya menjadi sandaran baru untuk kembali merajut mimpi di kediaman tercinta. (Bayu)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %