Padang — Kendatipun Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumatera Barat (Sumbar) tahun 2025 melonjak hingga 77,27 dan melesat ke peringkat keenam nasional, dunia pendidikan Sumbar enggan berpuas diri. Sebagai langkah nyata mencetak Generasi Emas, kualitas tenaga pendidik terus digenjot melalui ajang Sumbar Teacher Summit (STS) 2026.
Kegiatan yang digagas Indonesia Inspiring Teacher bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA, SMK, dan SLB Sumatera Barat ini digadang-gadang menjadi amunisi baru untuk menggembleng kompetensi guru serta kepala sekolah di era digital. Perhelatan berstandar nasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 13–14 Agustus 2026 secara hybrid, sehingga mampu menjangkau para pendidik hingga ke pelosok daerah.
Ketua MKKS SMA Provinsi Sumbar, Martin, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah merupakan kunci utama transformasi pembelajaran di ruang kelas. Menurutnya, kepala sekolah berperan sebagai pemimpin instruksional, sementara guru bergerak langsung membentuk karakter dan potensi peserta didik.
“Kami mengajak seluruh guru memanfaatkan forum ini untuk mengasah ilmu dan pengalaman dari para praktisi serta pakar pendidikan nasional,” ujar Martin, Selasa (11/8).
Senada dengan hal tersebut, promotor kegiatan, Herdinal, menyebut tantangan zaman dan adaptasi teknologi menuntut guru untuk tak sekadar mengajar, tetapi juga menjadi penggerak perubahan.
“Melalui dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan kolaborasi berbagai pihak, Sumbar Teacher Summit 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang pelatihan formal, melainkan sebuah gerakan bersama dalam membekali para pendidik demi melahirkan Generasi Emas yang siap bersaing di masa depan,” pungkasnya. (Bayu Denura)
