Payakumbuh – Suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti halaman SDS IT IPHI Kota Payakumbuh pada Rabu (1/7/2026). Pemerintah Kota Payakumbuh secara resmi menyambut kepulangan jemaah haji musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi yang baru saja menyelesaikan perjalanan suci di Tanah Kampar dan Mekah. Penyambutan ini menjadi bentuk penghormatan tertinggi sekaligus ungkapan syukur yang mendalam atas kembalinya para dhuyufurrahman (tamu Allah) ke Bumi Rendang.
Atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh, Wali Kota Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman menyampaikan ucapan selamat datang kembali ke kampung halaman. Doa-doa terbaik dipanjatkan agar seluruh rangkaian ibadah, tetesan keringat, dan air mata yang tumpah di Tanah Suci diterima oleh Allah SWT, serta membawa pulang predikat haji yang mabrur.
Dalam sambutannya, Elzadaswarman juga menyampaikan permohonan maaf dari Wali Kota Zulmaeta yang berhalangan hadir secara langsung karena sedang mengikuti Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 di Medan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak mengurangi rasa hormat dan perhatian penuh dari jajaran pemerintah kota terhadap kepulangan para jemaah.
”Atas nama Bapak Wali Kota Zulmaeta dan Pemerintah Kota Payakumbuh, kami mengucapkan ahlan wa sahlan, selamat datang kembali di kampung halaman. Semoga seluruh bapak dan ibu menjadi haji yang mabrur serta senantiasa memperoleh rida Allah SWT,” ujar Elzadaswarman dengan khidmat.
Ia berharap pancaran spiritual dari Tanah Suci dapat terus dijaga. Para jemaah diajak untuk menjadi uswatun hasanah (teladan yang baik) di lingkungan keluarga maupun masyarakat luas melalui akhlak yang mulia, kepedulian sosial, serta semangat mempererat tali ukhuwah Islamiyah.
Pada kesempatan yang penuh haru itu, Elzadaswarman juga berbagi getaran batin pribadinya. Ia mengaku selama ini selalu memotivasi rekan-rekan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Payakumbuh untuk menyegerakan panggilan ke Baitullah jika telah memiliki kemampuan.
Sembari menahan saking rindunya pada Tanah Suci, ia mengungkapkan bahwa hingga kini dirinya masih menantikan panggilan langsung dari Allah SWT untuk menyempurnakan rukun Islam kelima tersebut.
”Insyaallah tahun depan, giliran saya yang dapat menikmati indahnya ibadah yang telah bapak dan ibu jalani di Tanah Suci kemarin,” tuturnya penuh harap.
Ia kembali mengingatkan pentingnya membumikan nilai-nilai ibadah haji setelah kembali ke tengah-tengah masyarakat.
”Selamat kembali di ranah tercinta. Terima kasih telah menjaga nama baik Kota Payakumbuh selama berada di Arab Saudi. Kini tugas besar bapak dan ibu adalah merawat kemabruran itu dalam detak kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Di sisi lain, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Payakumbuh Hendri Yazid bersama Kepala Kantor Kementerian Haji Kota Payakumbuh yang juga Ketua Kloter, Endra Rinaldi, menyampaikan laporan resmi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.
Sebanyak 175 jemaah haji asal Kota Payakumbuh bertolak ke Tanah Suci pada 7 Mei 2026 lalu, tergabung dalam Kloter 13 (161 orang) dan Kloter 14 (14 orang). Dari total tersebut, sebanyak 173 jemaah berhasil kembali ke Kota Payakumbuh.
Suasana sempat hening sejenak saat dilaporkan bahwa salah satu jemaah terbaik Payakumbuh, Hj. Nurjasmi Tamar Hamzah, telah berpulang ke rahmatullah di Tanah Suci. Sementara itu, seorang jemaah lainnya, Andriana Jayusman Jama, harus dipulangkan lebih awal bersama Kloter 9 asal Kota Solok karena faktor kesehatan.
Endra Rinaldi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemko Payakumbuh serta seluruh petugas yang tidak kenal lelah mendukung kelancaran ibadah ini. Ia menyebut para petugas senantiasa mengusung moto Tulus, Ikhlas, dan Sabar sebagai komando utama dalam melayani tamu-tamu Allah melewati berbagai dinamika di lapangan.
”Harapan besar kami, seluruh jemaah yang kembali ke rahim Bumi Rendang ini menjelma menjadi pribadi yang lebih bersih, membawa kemaslahatan bagi umat, serta menjadi obor keteladan di lingkungannya,” harap Endra.
Acara penyambutan ini ditutup dengan prosesi serah terima jemaah haji kepada pihak keluarga. Isak tangis haru dan pelukan rindu pun pecah di halaman gedung, menandai kembalinya para kekasih Allah ke pelukan hangat keluarga yang telah lama menanti. (Bayu)
